Foto : Suasana Jembatan Modular Sungai Fauro Faete yang telah rampung dibangun, disambut gembira oleh Kepala Dusun Sandi Watak Lahagu dan perwakilan pelajar Chelsi Junelta Lahagu, Sabtu (4/7/2026).Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Kebahagiaan dan rasa syukur mendalam menyelimuti warga Desa Dahana Hiligodu, menyusul rampungnya pembangunan Jembatan Modular di Sungai Fauro Faete.
Kepala Dusun I, Sandi Watak Lahagu, menyambut baik kehadiran infrastruktur baru ini dan menilai keberadaannya membawa perubahan yang sangat berarti bagi kehidupan sehari‑hari masyarakat, Sabtu (4/7/2026).
“Kami seluruh warga Dusun I mengucapkan terima kasih yang sebesar‑besarnya. Jembatan ini kini berdiri kokoh dan jauh lebih tangguh dibandingkan bangunan sebelumnya. Perubahan yang paling nyata terlihat saat ini adalah kendaraan roda empat sudah dapat melintas dengan lancar tanpa hambatan, sehingga segala aktivitas warga menjadi jauh lebih mudah. Kami menyampaikan penghargaan setinggi‑tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI Angkatan Darat yang telah mewujudkan harapan yang selama ini kami dambakan. Sebelumnya, sungai ini menjadi penghalang berat; kendaraan tidak bisa lewat, dan anak‑anak sekolah sering terjebak ketika air meluap tinggi. Kini semua kesulitan itu perlahan hilang,” ungkap Sandi dengan nada lega.
Kegembiraan yang sama juga terpancar dari perwakilan pelajar setempat, Chelsi Junelta Lahagu. Bagi anak‑anak desa, jembatan ini bukan sekadar jalan penghubung, melainkan jaminan keamanan untuk menuntut ilmu setiap hari.
“Saya mewakili teman‑teman dari SD, SMP, hingga SMA mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Presiden dan para prajurit TNI. Dengan jembatan yang kokoh ini, kami tidak lagi cemas saat menyeberang, baik saat cuaca cerah maupun hujan. Perjalanan ke sekolah kini terasa jauh lebih aman dan nyaman. Kami sangat senang dan berjanji akan belajar dengan giat demi masa depan yang lebih baik,” ujar Chelsi penuh semangat.
Sementara itu, Komandan Kodim 0213/Nias, Letkol Inf. Sampe T. Butar Butar, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen strategis TNI Angkatan Darat untuk hadir mempercepat pemerataan pembangunan di daerah terpencil.
“Dengan selesainya jembatan ini, akses warga menjadi lebih terjamin keamanan dan kenyamanannya. Kami berharap fasilitas ini membawa manfaat jangka panjang, membuka peluang ekonomi baru bagi warga untuk mengangkut hasil bumi, serta menjamin kelancaran akses pendidikan bagi generasi muda. Ini adalah bukti nyata pengabdian TNI AD melalui Program Karya Bakti Tahun 2026 di wilayah Kepulauan Nias,” tegas Dandim.
Rampungnya pembangunan ini menjadi salah satu capaian penting dari Program Karya Bakti TNI AD 2026. Melalui semangat gotong royong dan kemanunggalan yang erat antara TNI dan rakyat, jembatan ini tidak hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga menjembatani harapan masyarakat menuju kesejahteraan yang lebih luas dan pembangunan yang merata di seluruh pelosok Nias. (N.Lase)
Sumber : Warga dan Pelajar


Tidak ada komentar