Pemko Gunungsitoli Wisuda 652 Lansia, Dorong Tetap Sehat, Mandiri dan Bermartabat

Redaksi
18 Agu 2026 06:16
InfoNias 0 106
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Pemerintah Kota Gunungsitoli menggelar Wisuda Sekolah Lansia Baluse Desa Sihareö Siwahili, Kecamatan Gunungsitoli Barat, sebagai bagian dari rangkaian Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Kota Gunungsitoli, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., didampingi Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P5A) Kota Gunungsitoli Wilser Juliadi Napitupulu, S.Si., Apt., M.Ph.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan yang mendukung lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) merupakan program pendidikan nonformal sepanjang hayat yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Melalui program ini, para lansia tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki ruang untuk beraktivitas, bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta tetap berperan di tengah keluarga dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa meningkatnya usia harapan hidup merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Namun, kondisi tersebut juga perlu diiringi dengan kebijakan dan program yang memastikan masyarakat lanjut usia dapat menjalani kehidupannya secara sehat, aktif, mandiri, dan bahagia.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, usia harapan hidup masyarakat Kota Gunungsitoli mencapai 74,23 tahun pada 2025. Capaian itu menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan Sekolah Lansia. Pada 2025, sebanyak 120 lansia telah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti wisuda pada jenjang S-1. Jumlah tersebut meningkat pada 2026 menjadi 632 lansia jenjang S-1 dan 20 lansia jenjang S-2.

Selain prosesi wisuda, kegiatan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program Sekolah Lansia. Apresiasi antara lain diberikan kepada Atina Telaumbanua, wisudawan tertua yang berusia 85 tahun, serta Kepala Desa Sihareö Siwahili, penyuluh agama, dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan mengajak para lansia untuk terus menjaga kesehatan, meningkatkan kepercayaan diri, tetap aktif dalam berbagai kegiatan positif, serta menjalani masa lanjut usia dengan penuh kebahagiaan dan bermartabat.

Menurutnya, usia lanjut bukan menjadi alasan untuk berhenti berkarya dan berkontribusi. Sebaliknya, para lansia diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga dan pembangunan masyarakat melalui pengalaman, pengetahuan, serta keteladanan yang dimiliki.

Wali Kota juga mengajak para camat, kepala desa, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperluas pembentukan Sekolah Lansia di berbagai wilayah Kota Gunungsitoli. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar semakin banyak masyarakat lanjut usia memperoleh kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan, menjaga kesehatan, membangun kemandirian, dan tetap aktif di lingkungan sosial.

Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap keberadaan Sekolah Lansia dapat terus berkembang sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, para lansia diharapkan dapat menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat, sekaligus turut memperkuat terwujudnya Gunungsitoli Hebat. (N.Lase)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x