Foto : Proses pemasangan konstruksi jembatan gantung di Sungai Idanoho bukti nyata TNI menghapus sekat alam dan membuka urat nadi kemajuan warga Maniamolo.Nisel Hilisimaetano, Matakeadilan.id //
Komitmen TNI hadir membangun dari pinggir terus berlanjut. Personel Satgas Pembangunan Jembatan Garuda dalam rangka Karya Bakti TNI AD Skala Besar Tahun 2026 jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Korem 023/Kobat Silangit, yang bertugas di wilayah Kodim 0213/Nias, kembali memacu penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Sungai Idanoho, Desa Soto’o Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan. Pekerjaan dilanjutkan secara intensif pada Kamis (25/06/2026).
Bagi masyarakat setempat, aliran Sungai Idanoho selama ini menjadi sekat alam yang membatasi pergerakan warga. Jembatan gantung yang dibangun ini akan menjadi urat nadi baru, memperpendek jarak tempuh, melancarkan distribusi hasil pertanian, serta menjamin akses cepat ke fasilitas kesehatan dan pendidikan, kebutuhan dasar yang tak boleh terhalang medan.
Di lokasi yang medannya cukup menantang, personel bekerja dengan ketelitian dan kecepatan seimbang, memastikan setiap sambungan kabel dan konstruksi lantai terpasang kokoh demi keamanan pemakai. Pembangunan juga berjalan selaras dengan semangat gotong‑royong warga yang turut mendukung kelancaran kegiatan.
Kehadiran Satgas Jembatan Garuda menegaskan satu prinsip nyata bahwa pertahanan wilayah tak cukup hanya dengan menjaga batas, melainkan harus dibuktikan dengan menghapus sekat keterpencilan dan membuka akses kemajuan hingga ke titik terjauh. (N.Lase)


Tidak ada komentar