Polres Nias Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Perkuat Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas

Redaksi
26 Okt 2026 19:52
InfoNias 0 2
4 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Polres Nias, Polda Sumatera Utara, menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2026 di halaman Mapolres Nias, Senin (26/10/2026) pukul 09.00 WIB. Apel ini menjadi bentuk kesiapan personel dan sarana pendukung dalam pelaksanaan operasi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Apel dipimpin langsung Kapolres Nias, AKBP Ponzi Indra, S.Kom., S.I.K., M.Tr.Mil., selaku inspektur upacara. Kasat Samapta Polres Nias, AKP Budi Setiawan, bertindak sebagai perwira upacara, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Kanit Gakkum Satlantas Polres Nias, IPDA Robert Apriadi Sirait, S.H.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Pemerintah Kabupaten Nias, Nias Barat, dan Nias Utara, unsur TNI, TNI AL, Denpom, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PT Jasa Raharja, pejabat utama Polres Nias, para Kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam operasi.

Dalam amanatnya, Kapolres Nias menegaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 merupakan langkah strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi ini mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, yang didukung penegakan hukum secara profesional serta proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.

Operasi Patuh Toba 2026 berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui operasi tersebut, Polres Nias menargetkan peningkatan kesadaran pengguna jalan agar lebih disiplin, sekaligus menekan potensi kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Tujuh Pelanggaran Menjadi Prioritas

Dalam pelaksanaannya, petugas akan memberikan perhatian khusus terhadap tujuh jenis pelanggaran lalu lintas, yakni:

1. Menggunakan telepon genggam saat berkendara.

2. Mengendarai kendaraan bermotor di bawah umur.

3. Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor.

4. Tidak menggunakan helm berstandar SNI atau tidak mengenakan sabuk keselamatan.

5. Berkendara di bawah pengaruh alkohol atau dalam keadaan mabuk.

6. Melawan arus lalu lintas.

7. Melampaui batas kecepatan yang telah ditentukan.

Kapolres Nias menginstruksikan seluruh personel agar mengutamakan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi serta penyuluhan kepada masyarakat, pelajar, komunitas pengendara, pengemudi angkutan umum, dan pelaku usaha angkutan barang.

Selain itu, pengaturan, penjagaan, patroli, dan pengawalan lalu lintas diminta ditingkatkan, terutama pada jam sibuk, kawasan pendidikan, pusat keramaian, jalur wisata, serta ruas jalan yang rawan kecelakaan dan kemacetan.

Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai prosedur dengan mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile, serta pemberian teguran sesuai ketentuan.

Kapolres juga mengingatkan personel agar menjaga integritas selama operasi berlangsung, tidak melakukan pungutan liar, tidak menyalahgunakan kewenangan, dan menghindari tindakan arogan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Perkuat Sinergi demi Keselamatan Pengguna Jalan

Keberhasilan Operasi Patuh Toba 2026 juga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait terus diperkuat guna menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib dan berkeselamatan.

Sosialisasi melalui media massa dan media sosial turut didorong untuk memperluas jangkauan edukasi, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi peraturan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Sebagai bagian dari rangkaian apel, dilakukan pemeriksaan pasukan dan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Patuh Toba 2026. Sejumlah kendaraan operasional Polres Nias dan instansi terkait juga diperiksa sebagai bentuk kesiapan sarana pendukung pelaksanaan operasi.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres Nias menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh personel yang terlibat. Ia meminta setiap anggota menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Polres Nias mengimbau seluruh pengguna jalan agar melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 berakhir sekitar pukul 09.45 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Melalui operasi ini, Polres Nias menegaskan komitmennya untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas melalui edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum yang berkeadilan, demi terwujudnya lalu lintas yang tertib, aman, lancar, dan berkeselamatan. (N.Lase)

 

Sumber : Humas Polres Nias

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x