Hadapi Ancaman Bencana, Pemko Gunungsitoli Perkuat Kesiapsiagaan dan Penyusunan RPB

Redaksi
31 Agu 2026 13:14
InfoNias 0 213
2 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan komitmennya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui peningkatan kewaspadaan, koordinasi, serta perencanaan penanggulangan bencana yang terintegrasi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam upacara yang digelar di Halaman Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Senin (31/8/2026). Upacara dipimpin Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gunungsitoli, Adiman Perwira Harefa, S.Th., M.Si.

Dalam arahannya selaku pembina upacara, Adiman menekankan dua hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni kesiapsiagaan menghadapi bencana dan penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kota Gunungsitoli.

Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah. Setiap perangkat daerah diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan melalui koordinasi, komunikasi, serta kesiapan sumber daya yang dimiliki.

Menurutnya, kesiapsiagaan yang baik menjadi faktor penting dalam memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika terjadi kondisi darurat.

Selain kesiapsiagaan, penyusunan RPB Kota Gunungsitoli juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di daerah. RPB nantinya diharapkan menjadi dokumen perencanaan yang memberikan arah dan landasan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terencana dan berkelanjutan.

Dokumen tersebut juga diharapkan mampu memetakan potensi serta risiko bencana di wilayah Kota Gunungsitoli, sekaligus menjadi pedoman dalam menentukan langkah pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Karena itu, penyusunan RPB membutuhkan sinergi dan keterlibatan seluruh perangkat daerah bersama para pemangku kepentingan terkait. Perencanaan yang terintegrasi dinilai penting untuk memperkuat kapasitas pemerintah sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Kesiapsiagaan yang kuat, kata dia, harus berjalan seiring dengan perencanaan yang komprehensif. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Gunungsitoli yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana.

Melalui momentum upacara tersebut, seluruh aparatur Pemerintah Kota Gunungsitoli kembali diajak untuk meningkatkan kepedulian, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana. Dukungan terhadap penyusunan RPB juga diharapkan semakin diperkuat melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Dengan sinergi dan kesiapsiagaan yang semakin kuat, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap upaya penanggulangan bencana dapat berjalan lebih efektif serta memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat menuju Gunungsitoli Hebat. (N.Lase)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x