Posyandu Tak Hanya Layani Kesehatan, Kini Terintegrasi dengan Enam Bidang SPM

Redaksi
17 Okt 2026 01:38
InfoNias 0 11
2 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dasar.

Melalui transformasi ini, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga berperan dalam mendukung pemenuhan berbagai kebutuhan dasar masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, menegaskan pentingnya transformasi tersebut saat mengunjungi Posyandu di Desa Awa’ai, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama pengurus TP Posyandu dari enam bidang SPM dan dirangkaikan dengan sosialisasi penyelenggaraan Posyandu berbasis 6 SPM.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat (Pj.) Kepala Desa Awa’ai, Yosafat Johnyus Harefa, S.Pd., Kepala Puskesmas Tolamaera, Anita Setiawati Gea, serta para pengurus dan kader Posyandu.

Dalam sosialisasi tersebut, Ny. Veny menekankan pentingnya kesamaan pemahaman seluruh pihak mengenai perluasan fungsi Posyandu. Enam bidang SPM yang menjadi cakupan pelayanan meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Integrasi keenam bidang tersebut diharapkan dapat menjadikan Posyandu sebagai wadah pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi dan mengakses pelayanan dasar sesuai kebutuhan melalui koordinasi lintas sektor yang lebih terarah.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi antara TP Posyandu, kader, pemerintah desa, serta perangkat daerah terkait. Kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam memastikan penyelenggaraan Posyandu berjalan secara terkoordinasi, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Kunjungan sekaligus sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengurus dan kader Posyandu dalam memahami peran strategis mereka di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan keterlibatan lintas sektor dalam mendukung pemenuhan pelayanan dasar secara terpadu di tingkat desa.

Pemerintah Kota Gunungsitoli terus mendorong penguatan Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan masyarakat. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dan pelaksanaan pelayanan yang terintegrasi, transformasi Posyandu diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan arah pembangunan Kota Gunungsitoli Tahun 2025–2029 serta semangat Gunungsitoli Hebat. (N.Lase)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x