Foto : Pemerintah Kota Gunungsitoli bersama Uskup Keuskupan Sibolga, para biarawati, dan tamu undangan menghadiri perayaan Yubileum 50 Tahun Biara Santa Klara, Sabtu (17/10/2026).Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Perayaan Yubileum 50 Tahun Biara Santa Klara menjadi momentum penuh syukur untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian dalam kehidupan iman, pelayanan, dan kepedulian terhadap sesama.
Pemerintah Kota Gunungsitoli turut menghadiri perayaan tersebut yang berlangsung pada Sabtu (17/10/2026). Kehadiran Pemko Gunungsitoli diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Gunungsitoli, Mario Promosi Zebua, S.H., M.Si. Turut hadir Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, serta Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga.
Perayaan Yubileum ini menandai lima dekade perjalanan Biara Santa Klara dalam menghidupi panggilan iman serta menjalankan karya pelayanan dan pengabdian. Perjalanan selama 50 tahun tersebut menjadi refleksi atas ketekunan dan kesetiaan dalam mempertahankan nilai-nilai spiritualitas, sekaligus momentum untuk memperbarui semangat pelayanan demi menghadirkan kasih dan kepedulian bagi sesama.
Kehadiran Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, turut memberikan makna penting dalam perayaan syukur tersebut. Momentum ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan Biara Santa Klara, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja, persaudaraan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pemerintah Kota Gunungsitoli memandang lembaga keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Selain menjalankan fungsi spiritual, lembaga keagamaan juga berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai moral, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan toleransi antarumat beragama.
Dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk, nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan kepedulian menjadi landasan penting untuk menjaga kerukunan serta memperkuat persatuan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara guna menciptakan lingkungan sosial yang damai dan saling mendukung.
Melalui perayaan Yubileum 50 Tahun ini, Biara Santa Klara diharapkan terus melanjutkan karya pelayanan dan pengabdiannya bagi gereja dan masyarakat. Semangat iman, kasih, dan persaudaraan yang telah dipelihara selama lima dekade diharapkan semakin memberikan kontribusi positif bagi penguatan kerukunan dan kebersamaan masyarakat Kota Gunungsitoli.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya membangun kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, dan sejahtera, sejalan dengan semangat Gunungsitoli Hebat. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar