Foto : Satgas Karbak TNI AD merampungkan pembangunan jembatan beton di Desa Sihareo Siwahili, Gunungsitoli Barat, Jumat (14/8/2026).Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Harapan masyarakat Desa Sihareo Siwahili, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli, untuk memiliki akses penghubung yang lebih memadai kini terealisasi. Satuan Tugas Karya Bakti (Satgas Karbak) TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 telah menuntaskan pembangunan jembatan beton di desa tersebut, Jumat (14/8/2026).
Jembatan yang memiliki panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 2,5 meter itu kini siap digunakan masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Pembangunan jembatan menjadi bagian dari upaya TNI AD melalui program Karya Bakti dalam membantu pemerintah mempercepat penyediaan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses penghubung.
Dandim 0213/Nias Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., mengatakan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sihareo Siwahili.
“Dengan selesainya pembangunan jembatan beton ini, kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari serta memperlancar akses warga,” ujar Indra.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur melalui Karya Bakti tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas warga dari berbagai sektor.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sihareo Siwahili, Penianto Zebua, menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Ia mengatakan, jembatan itu merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang telah lama dinantikan.
“Jembatan ini sudah lama diharapkan oleh masyarakat. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah, Presiden RI, dan jajaran TNI AD yang telah merealisasikan pembangunan jembatan ini. Kehadirannya sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkap Penianto.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk kegiatan ekonomi, mobilitas pelajar, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan beroperasinya jembatan tersebut, masyarakat Desa Sihareo Siwahili kini memiliki akses penghubung yang lebih baik. Kelancaran mobilitas diharapkan turut membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan memperkuat hubungan antarwilayah di sekitar desa.
Pembangunan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan infrastruktur dasar.
Kehadiran jembatan beton tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah Kota Gunungsitoli. (N.Lase)


Tidak ada komentar