Foto : Danrem 023/Kawal Samudera didampingi Dandim 0213/Nias bersama warga melakukan penanaman pohon di Desa Hiliofaanaluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan, Senin (29/6/2026).Nisel Fanayaama, Matakeadilan.id //
Sebagai bagian dari program Karya Bakti TNI AD Tahun 2026, Komandan Kodim 0213/Nias, Letkol Inf Sampe T. Butar‑Butar, S.I.P., mendampingi Komandan Korem 023/Kawal Samudera, Kolonel Inf Iwan Bidiarso, S.Sos., M.Han., memimpin langsung aksi penghijauan bertajuk Gerakan Tanam 1.000 Pohon. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Hiliofaanaluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Senin (29/6/2026).
Langkah ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah binaan Korem 023/Kawal Samudera, menjadi bukti nyata kepedulian TNI AD terhadap kelestarian alam. Fokus utamanya adalah pemulihan kawasan yang rusak akibat tanah longsor, menahan terjadinya erosi, serta memperkuat struktur tanah agar keseimbangan ekosistem kembali terjaga.
Penanaman pohon ini berjalan berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga komunitas pencinta lingkungan. Semua bahu‑membahu memperbaiki lahan yang mengalami kerusakan agar fungsi alamnya dapat pulih kembali.
Dalam arahannya, Danrem menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan langsung arahan Komando Atas guna mendukung upaya reboisasi di wilayah yang terdampak bencana.
“Gerakan tanam 1.000 pohon ini digelar bersamaan di seluruh Kodim jajaran kami. Tujuannya sangat jelas: memulihkan lokasi yang terdampak longsor, sehingga fungsi lingkungan dapat kembali berjalan normal,” ujar Kolonel Inf Iwan Bidiarso.
Sementara itu, Dandim 0213/Nias menjelaskan bahwa penanaman tersebar di lima titik utama se‑Kepulauan Nias, dengan jumlah masing‑masing lokasi sebanyak 1.000 pohon:
– Desa Hiliofaanaluo, Kec. Fanayama (Nias Selatan)
– Desa Sisarahili Teluk Siabang, Kec. Sawo (Nias Utara)
– Desa Tugala Gawu, Kec. Mandrehe (Nias Barat)
– Desa Awoni Lauso, Kec. Idanogawo (Nias)
– Desa Onowaembo, Kec. Gunungsitoli (Kota Gunungsitoli)
“Secara keseluruhan, hari ini kita menanam total 5.000 pohon sekaligus. Semoga lahan yang sempat rusak bisa pulih, sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga alam adalah tugas kita bersama,” ungkap Letkol Inf Sampe T. Butar‑Butar.
Gerakan ini juga menjadi ajakan nyata bagi seluruh masyarakat untuk terus terlibat menjaga lingkungan. Pohon yang ditanam bukan sekadar menghijaukan sesaat, melainkan bentuk tanggung jawab mewariskan alam yang sehat, indah, dan lestari bagi anak cucu di masa depan. (N.Lase)


Tidak ada komentar