Foto : Karya Bakti TNI AD Rampungkan Jembatan Furo Faete Nisut, Namohalu Esiwa, Matakeadilan.id //
Matahari baru saja meninggi, namun semangat pengabdian sudah membara di tepian Sungai Fauro Faete, Desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namohalu Esiwa. Di sini, pada Jumat (19/6/2026), barisan personel Satgas Pembangunan Jembatan Garuda “Karya Bakti TNI” Skala Besar Tahun 2026 kembali mengangkat alat kerja.
Mereka datang dari jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Korem 023/Kawal Samudra, di wilayah kerja Kodim 0213/Nias, membawa tekad kuat untuk menyelesaikan jembatan tipe Bailey yang menjadi penantian panjang warga setempat.
Selama bertahun‑tahun, sungai ini menjadi sekat yang berat. Saat hujan turun deras, arusnya berubah ganas dan memisahkan desa dari pusat pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pasar. Anak‑anak kadang terpaksa tidak masuk sekolah, petani menahan hasil panen yang menumpuk, dan keluarga yang membutuhkan pertolongan mendesak harus menahan napas menunggu air surut.
Kini, pemandangan berbeda terlihat: keringat para prajurit menetes membasahi tanah, merakit tiang demi tiang, menyambung balok demi balok, tanpa mengenal lelah.
Bagi mereka, pekerjaan ini bukan sekadar melaksanakan tugas dinas. Setiap bagian yang terpasang adalah bentuk kepedulian agar langkah warga tidak lagi ragu menyeberang. Anak‑anak kelak bisa melangkah ke sekolah dengan ceria dan aman, petani mengangkut hasil ladang dengan tenang, dan setiap keluarga memiliki akses yang terbuka lebar ke mana pun mereka pergi.
Kehadiran Satgas ini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak melupakan mereka yang tinggal di pelosok. Sebentar lagi, jembatan ini akan berdiri kokoh membelokkan pandangan ke arah masa depan yang lebih cerah, merajut kembali hubungan yang sempat terputus, membuka jalan bagi kemajuan, serta mengukir senyum lega dan harapan baru bagi seluruh warga Desa Dahana Hiligodu. (N.Lase)


Tidak ada komentar