Foto : Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli bersama SEMPOA SIP Gunungsitoli usai audiensi dan apresiasi prestasi 11 anak di ajang sempoa internasional Taiwan.Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anak-anak asal Kota Gunungsitoli di panggung internasional. Sebanyak 11 murid SEMPOA SIP Gunungsitoli berhasil meraih penghargaan dalam AIAMA Abacus Olympiad International Competition 2026 yang digelar di Taipei, Taiwan, pada 25–26 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., saat menerima audiensi SEMPOA SIP Gunungsitoli di Rumah Dinas Wali Kota Gunungsitoli, Sabtu (8/8/2026).
Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari 13 negara tersebut, para peserta diuji dalam kemampuan berhitung mental dan keterampilan menggunakan sempoa sesuai kelompok usia.
Dari ajang internasional itu, 11 murid SEMPOA SIP Gunungsitoli berhasil membawa pulang prestasi, masing-masing tujuh Juara I dan empat Juara II.
Tujuh peserta yang berhasil meraih Juara I yakni Tomosa Kristian Soguna Mendrofa, Anesta Joana Waruwu, Gavriel Kalfani Harazaki Ndraha, Clayrine Priscilla Halim, Ryota Melvandy Sarumaha, Audrey Gracellyne Halim dan Christelle Putri Swandani.
Sementara itu, Juara II diraih Ryojihiro Melvandy Sarumaha, Jacob Tefili Telaumbanua, Roderick Barry Harefa dan Steffan Putra Swandani.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa kemampuan anak-anak daerah tidak kalah bersaing ketika diberikan ruang, pembinaan, serta kesempatan untuk tampil di tingkat internasional.
SEMPOA SIP sendiri merupakan program pengembangan kemampuan anak melalui metode sempoa yang berfokus pada latihan konsentrasi, kemampuan berhitung mental, serta koordinasi otak. SEMPOA SIP Indonesia juga tercatat sebagai anggota AIAMA (AbacusKing International Abacus Mental Arithmetic Alliance) yang berpusat di Taiwan.
Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang telah mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Penghargaan juga diberikan kepada para orang tua, pelatih, serta SEMPOA SIP Gunungsitoli yang dinilai telah memberikan pembinaan dan dukungan secara konsisten.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa anak-anak asal Kepulauan Nias memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat global.
Prestasi 11 anak Gunungsitoli di Taiwan diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian individu, tetapi dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, mengasah kemampuan, dan berani membawa nama daerah ke berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pemerintah Kota Gunungsitoli juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan dan keluarga untuk terus memberikan ruang bagi anak-anak dalam mengembangkan bakat serta potensi yang mereka miliki. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar