Peringati Haornas ke-43, Pemko Gunungsitoli Beri Penghargaan kepada Insan Olahraga

Redaksi
12 Sep 2026 00:33
InfoNias 0 157
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Pemerintah Kota Gunungsitoli melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Halaman Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Kamis (10/9/2026). Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar.

Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI).

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Staf Ahli TP PKK Kota Gunungsitoli, Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, pengurus KONI dan KORMI Kota Gunungsitoli, atlet, pelatih, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan Wakil Wali Kota, disampaikan bahwa peringatan Haornas menjadi momentum untuk kembali meneguhkan peran strategis olahraga dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan bangsa.

Secara historis, Hari Olahraga Nasional tidak terlepas dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama yang berlangsung di Solo pada 8–12 September 1948. Momentum tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan olahraga nasional sekaligus mencerminkan semangat persatuan dan perjuangan bangsa melalui olahraga.

Seiring perkembangan zaman, olahraga tidak lagi semata-mata dipandang sebagai aktivitas kompetitif untuk mengejar prestasi. Olahraga telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran, menunjang produktivitas, serta membentuk karakter yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa olahraga merupakan investasi bagi bangsa. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan mengambil peran aktif dalam menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penyediaan ruang publik, sarana dan prasarana olahraga yang memadai, serta fasilitas yang mendukung aktivitas fisik masyarakat, termasuk jalur berjalan kaki dan bersepeda.

“Menuju masyarakat aktif dan bugar bukan hanya tentang menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga bagaimana membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Pemko Berikan Penghargaan kepada Insan Olahraga

Pada rangkaian peringatan Haornas ke-43, Pemerintah Kota Gunungsitoli juga memberikan penghargaan kepada sejumlah insan olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam memajukan olahraga di Kota Gunungsitoli.

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pelaku olahraga untuk terus berkarya, meningkatkan prestasi, serta mengharumkan nama Kota Gunungsitoli pada berbagai kejuaraan di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Gunungsitoli juga memberikan perhatian khusus kepada para atlet dan ofisial yang akan membawa nama daerah pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu).

Ia berpesan agar seluruh atlet dan ofisial mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya serta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding.

“Tunjukkan semangat juang, jaga sportivitas, dan jadikan setiap keterbatasan sebagai kekuatan untuk meraih prestasi,” pesan Martinus.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam sebuah pertandingan tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari sikap, perjuangan, disiplin, dan kemampuan menjaga nama baik daerah.

Melalui momentum Haornas ke-43 Tahun 2026, Pemerintah Kota Gunungsitoli mengajak seluruh masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Dengan membangun budaya olahraga secara berkelanjutan, diharapkan tercipta masyarakat yang sehat, aktif, bugar dan produktif, sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kota Gunungsitoli.

Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan doa bersama dan kegiatan senam yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai simbol semangat untuk membangun budaya hidup sehat dan aktif di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli. (N.Lase)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x