Ketua TP PKK Gunungsitoli Kunjungi Lapas, Dorong Warga Binaan Berkarya dan Mandiri

Redaksi
14 Okt 2026 21:45
InfoNias 0 23
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, melakukan kunjungan sosial ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan, Rabu (14/10/2026). Kunjungan ini menitikberatkan pada penguatan rohani, dukungan moral, serta pemberdayaan keterampilan untuk mempersiapkan warga binaan kembali ke tengah masyarakat.

Kedatangan Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli disambut Natal Visman Zebua, S.H., selaku Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas) Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelayanan rohani yang disampaikan Ps. Lucky Deriputra Harefa, S.H., M.Th. Pelayanan tersebut memberikan penguatan iman, motivasi, dan harapan kepada warga binaan agar tetap memiliki semangat menjalani proses pembinaan serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Suasana kebersamaan kemudian dibangun melalui kegiatan ice breaking yang dipandu pekerja sosial (peksos), dilanjutkan dengan sesi berbagi cerita atau curhat. Sesi ini menjadi ruang bagi warga binaan untuk mengungkapkan perasaan, menyampaikan pengalaman, dan memperoleh dukungan secara emosional.

Sebagai wujud kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari, Ketua TP PKK turut menyerahkan makanan dan perlengkapan mandi. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menghadirkan perhatian dan dukungan moral bagi warga binaan.

Apresiasi Kreativitas dan Kemandirian Warga Binaan

Dalam kunjungan tersebut, Ny. Veny Sowa’a Laoli juga meninjau berbagai hasil karya warga binaan, mulai dari produk batik hingga kerajinan miniatur kapal. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan keterampilan yang dikembangkan, ia membeli sejumlah hasil karya tersebut.

Dukungan ini menjadi dorongan bagi warga binaan untuk terus berkarya, meningkatkan keterampilan, dan menghasilkan produk yang memiliki nilai guna serta nilai ekonomi. Pengembangan kreativitas dinilai penting sebagai salah satu bekal untuk membangun kemandirian setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Selain meninjau hasil kerajinan, Ketua TP PKK juga melihat kegiatan produktif berupa pemanfaatan lahan untuk menanam cabai, kangkung, dan sawi, serta budi daya ikan lele. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan keterampilan praktis dan menumbuhkan kemandirian warga binaan.

Kegiatan kunjungan sosial ini turut mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Gunungsitoli. Keterlibatan lintas sektor tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam memperhatikan aspek kesehatan, sosial, dan kesejahteraan warga binaan.

Melalui kunjungan ini, TP PKK Kota Gunungsitoli berharap warga binaan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Lebih dari sekadar kunjungan sosial, kegiatan ini menegaskan bahwa pembinaan warga binaan tidak hanya berfokus pada proses menjalani masa pidana, tetapi juga pada pemulihan kepercayaan diri, pengembangan keterampilan, dan kesiapan untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.

Sejalan dengan semangat Gunungsitoli Hebat, kepedulian tersebut diharapkan dapat memperkuat keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, bertumbuh, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Dukungan keluarga, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membuka ruang bagi proses reintegrasi sosial yang lebih manusiawi dan berkelanjutan. (N.Lase)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x