Lewat Penguatan Pendidikan, Sumut Pastikan Pulau Nias Segera Bangkit dari Ketertinggalan

Redaksi
22 Jul 2026 19:58
InfoNias 0 148
2 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus meninjau langsung progres pembangunan dan kesiapan fasilitas di SMK Negeri 1 Gunungsitoli, Rabu (22/7). Kehadiran beliau didampingi sepenuhnya oleh Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., disambut hangat Kepala Sekolah Edid Bestaria Zendrato, S.Pd., jajaran pendidik, komite sekolah, serta para peserta didik.

Langkah ini merupakan bukti nyata kelanjutan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat pemerataan kemajuan di Kepulauan Nias, dengan menempatkan penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi paling kokoh untuk mencetak kualitas sumber daya manusia unggul.

“Kehadiran saya hari ini mewakili Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution, untuk memastikan seluruh program yang telah dicanangkan saat kunjungan beliau sebelumnya berjalan terus dan tuntas secepatnya,” tegas Wagub Surya. Beliau menegaskan dengan lurus: peningkatan mutu pendidikan bukan sekadar kebutuhan, melainkan syarat mutlak dan indikator utama untuk mengangkat suatu wilayah keluar dari status daerah tertinggal.

Merujuk data resmi Badan Pusat Statistik, Kepulauan Nias masih masuk dalam kategori wilayah tertinggal. Menjawab hal itu, Pemerintah Provinsi mencanangkan target tegas: menjelang berakhirnya masa bakti kepemimpinan saat ini, seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara dipastikan sudah terbebas sepenuhnya dari status tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian nyata yang terus mengalir. “Seluruh elemen masyarakat dan pemimpin daerah di Nias merasakan betul adanya perubahan sikap dan langkah yang jauh lebih hadir, lebih cepat, dan lebih berpihak di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujarnya.

Diketahui saat ini SMK Negeri 1 Gunungsitoli membina lebih dari 1.000 peserta didik yang dipersiapkan menjadi tenaga terampil, mandiri, dan siap bersaing. Di sisi lain, masih teridentifikasi keterbatasan sarana penunjang praktik kejuruan yang memerlukan dukungan berkelanjutan agar pembelajaran vokasi berjalan maksimal dan sesuai standar dunia industri.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi erat antara Pemerintah Provinsi dan Daerah, agar pembangunan pendidikan berjalan lurus, SDM semakin berkualitas, dan cita-cita mewujudkan Kepulauan Nias yang maju, mandiri, serta lepas dari ketertinggalan segera tercapai. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x