Foto : Satgas Jembatan Garuda lanjutkan pekerjaan di Sungai Hou, Desa Hilihaocugala, Nias, 25 Juni 2026.Nias Bawolato, Matakeadilan.id //
Selama puluhan tahun, Sungai Hou di Desa Hilihaocugala, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, menjadi sekat nyata, bukan hanya air yang memisahkan, tapi akses sekolah, pasar, hingga pertolongan nyawa. Kini, rintangan alami itu runtuh perlahan di tangan Satgas Pembangunan Jembatan Garuda “Karya Bakti TNI” Skala Besar Tahun 2026 wilayah Kodim 0213/Nias.
Personel kembali menyambung struktur dan lantai jembatan gantung, Kamis (25/6/2026). Di medan licin, terik, dan angin kencang, mereka tak sekadar menyusun baja, tapi menjawab keluh kesah rakyat. Di sini, bahan bangunan adalah jembatan bagi harapan yang terputus.
Pesan bagi warga bahwa TNI tak menjaga peta saja, tapi memastikan rakyat di atasnya bisa bergerak, berkembang, tak terisolasi.
Bukan kerja sendirian. Warga turut merapat, tangan menyambung tangan. Jembatan kokoh tak cuma soal teknik, tapi soal hati yang satu.
Nanti saat jembatan selesai, maknanya tak berhenti di pijakan kaki. TNI berdiri di garis pertahanan, sekaligus garis depan perubahan, menyambung yang putus, membuka jalan masa depan. (N.Lase)


Tidak ada komentar