Dandim 0213/Nias : Libatkan Mahasiswa Jaga Keberlanjutan Manfaat Jembatan

Redaksi
11 Jul 2026 16:27
InfoNias 0 221
3 menit membaca

Nias Selatan, Matakeadilan.id //

Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti TNI Angkatan Darat Skala Besar Tahun 2026 di wilayah Kepulauan Nias, memperkenalkan secara langsung sasaran pembangunan fisik berupa Jembatan Gantung Sungai Idanoho kepada mahasiswa Universitas Nias Rakyat (UNIRAYA).

Kegiatan berlangsung di lokasi pembangunan, Desa Satoo Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (10/07/2026).

Rombongan mahasiswa berangkat bersama dari Komando Rayon Militer 12/Teluk dalam menggunakan sarana operasional TNI AD jajaran Korem 023/Kawal Samudera menuju lokasi pekerjaan.

Kunjungan ini dirancang untuk membuka wawasan generasi muda mengenai pelaksanaan program Karya Bakti TNI AD, serta bukti nyata dukungan infrastruktur guna mempercepat kesejahteraan masyarakat di pelosok Nias.

Sesampainya di lokasi, Komandan Koramil 12/Telukdalam Mayor Inf Yustinus Waruwu, S.E., memaparkan secara rinci mulai dari kondisi geografis wilayah, karakteristik bentang sungai, spesifikasi teknis jembatan, hingga urgensi pembangunannya—sebagai solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dirasakan warga Desa Satoo Hilisimaetano dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, S.I.P., menyambut baik kunjungan sekaligus partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan gotong royong di lokasi pembangunan. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi dukungan moral yang berharga bagi keseluruhan proses pelaksanaan program.

“Terima kasih kepada adik‑adik mahasiswa yang telah berkenan hadir dan bergotong royong bersama kami. Harapan kami, keberadaan jembatan ini kelak tidak hanya dinikmati, melainkan juga dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat serta pemerintah daerah, agar manfaatnya dirasakan berkelanjutan,” ujar Dandim.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian besar Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah terluar seperti Kepulauan Nias.

“Perlu diketahui, saat ini sedang dibangun sebanyak 28 unit jembatan di berbagai daerah, dan salah satunya adalah yang kita saksikan hari ini. Ini adalah wujud nyata kepedulian negara untuk memperkuat konektivitas dan mengangkat taraf hidup masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dandim mengajak mahasiswa menjadi mitra dalam menyerap aspirasi: “Kami berharap adik‑adik turut menyampaikan kebutuhan pembangunan di wilayah masing‑masing melalui Babinsa maupun jajaran Kodim. Setiap usulan akan kami rangkum dan ajukan ke komando atas hingga pemerintah pusat sesuai prosedur yang berlaku.”

Mewakili rekan‑rekannya, Mirawati Laia, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi UNIRAYA, mengaku kagum menyaksikan langsung dedikasi personel di lapangan. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi pelaksanaan Karya Bakti ini. Terima kasih kepada Bapak Presiden beserta seluruh jajaran TNI yang menghadirkan fasilitas yang sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga pembangunan serupa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah lain,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan mahasiswa tidak sekadar memahami peran TNI AD dalam percepatan pembangunan nasional, melainkan juga tumbuh semangat kolaborasi, gotong royong, serta kepedulian yang kuat untuk memajukan daerah asalnya. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x