Bertahun Menahan Derita, Akhirnya TNI AD Kabulkan Doa Warga Bangun Jembatan Aramco

Redaksi
10 Jun 2026 17:41
InfoNias 0 119
3 menit membaca

Nisbar Onozalukhu You, Matakeadilan.id //

Di hamparan tanah Kabupaten Nias Barat yang tenang, kini tersebar kebahagiaan yang terasa begitu mendalam di hati setiap warga. Setelah bertahun-tahun menanggung kesulitan dan menanti dengan penuh keyakinan, harapan yang selalu mereka panjatkan akhirnya terjawab sudah.

Melalui Program Karya Bakti TNI Angkatan Darat Tahun 2026, jajaran Kodam I/Bukit Barisan bersama Korem 023/Karya Sakti dan Kodim 0213/Nias telah merampungkan pembangunan Jembatan Aramco yang kini membentang kokoh menyeberangi Sungai Goma. Pekerjaan strategis ini resmi diselesaikan pada Selasa, 9 Juni 2026.

Selama ini, Sungai Goma bukan sekadar aliran air biasa bagi warga sekitar. Ia menjadi saksi bisu beragam kesusahan yang harus mereka hadapi setiap hari. Saat hujan turun deras dan debit air meluap, sungai berubah menjadi penghalang berat yang memutus akses warga ke luar wilayah.

Anak-anak terpaksa absen dari sekolah, hasil panen petani tertumpuk tak laku dibawa ke pasar, dan warga yang jatuh sakit harus menahan penderitaan karena sulit menjangkau pertolongan medis.

Setiap kali memandang arus yang deras, selalu ada pertanyaan yang sama menggantung di hati: “Kapan kami bisa menyeberang dengan aman, tanpa rasa takut?”

Kini, pertanyaan itu telah terjawab sepenuhnya. Jembatan Aramco berdiri tegak memeluk kedua tepian daratan, membawa kedamaian dan kemudahan yang selama ini dirindukan.

Yulius Waruwu, Kepala Dusun 1 Desa Onozalukhu You, tak kuasa menahan rasa haru yang meluap. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mewakili seluruh warga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus dari lubuk hati terdalam.

“Selama ini, memiliki jembatan yang kuat dan aman hanyalah mimpi yang kami simpan rapi dalam doa. Kami sering merasa berat menanggung kesulitan, namun tak pernah berhenti berharap. Hari ini, mimpi itu menjadi kenyataan nyata—terwujud berkat perhatian Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan pengabdian tulus seluruh jajaran TNI Angkatan Darat yang rela datang dan bekerja keras demi kebaikan kami,” ucapnya dengan nada penuh penghayatan.

Baginya, Jembatan Aramco jauh lebih berharga daripada sekadar susunan beton dan besi. Ini adalah jembatan harapan, jembatan kasih sayang, serta bukti nyata bahwa negara tidak pernah melupakan anak-anaknya yang tinggal di pelosok negeri. Jembatan ini menghubungkan dua sisi daratan, namun maknanya jauh lebih besar: menyatukan hati rakyat dengan hati negara.

Senada dengan itu, rasa syukur yang sama juga terucap dari bibir anak-anak sekolah. Mereka pun menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh prajurit TNI yang telah mewujudkan jalan aman bagi masa depan mereka.

Kini, senyum bahagia kembali menghiasi wajah seluruh warga. Anak-anak berangkat ke sekolah dengan langkah riang dan hati tenang. Para petani membawa hasil panen dengan penuh semangat dan harapan yang baru.

Tak ada lagi rasa cemas, tak ada lagi rasa terasing dari akses kehidupan yang layak. Semua kebaikan ini menjadi anugerah tak ternilai, yang akan selalu dikenang dan disyukuri oleh seluruh warga Desa Onozalukhu You sepanjang masa. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x