Bangun Generasi Berkualitas dari PAUD, Bunda PAUD Gunungsitoli Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Redaksi
2 Sep 2026 18:35
InfoNias 0 190
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam mendorong tumbuh kembang anak usia dini yang sehat, ceria, dan optimal terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut tercermin dalam kunjungan Bunda PAUD Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, ke TK Swasta Obor Berkat Indonesia (OBI) Fodo, Desa Fodo, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Rabu (2/9/2026).

Kunjungan tersebut mengusung semangat bersama untuk membangun generasi sejak usia dini melalui penguatan aspek pendidikan, kesehatan, serta pembiasaan pola hidup sehat. Sejumlah kegiatan dilaksanakan, antara lain senam bersama, edukasi pola hidup sehat, pemberian Alat Permainan Edukatif (APE), serta pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik.

Kehadiran Bunda PAUD Kota Gunungsitoli disambut antusias oleh para peserta didik, guru, dan pihak yayasan. Keceriaan anak-anak terlihat saat mengikuti senam bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Selain menjadi sarana membangun kebersamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan hidup aktif kepada anak sejak dini. Pembiasaan sederhana seperti berolahraga secara rutin dinilai penting sebagai bagian dari upaya membentuk pola hidup sehat.

Dalam arahannya, Bunda PAUD Kota Gunungsitoli menekankan bahwa pembentukan kebiasaan hidup sehat membutuhkan dukungan bersama, baik dari lingkungan sekolah maupun keluarga.

Anak-anak diajak untuk aktif berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta tidak perlu takut menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, kita sedang membentuk generasi yang sehat, ceria, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Ny. Veny Sowa’a Laoli.

Sebagai bagian dari upaya penguatan layanan kesehatan anak usia dini, Tim Puskesmas Gunungsitoli Selatan turut melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para peserta didik. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan telinga.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari deteksi dini sekaligus pemantauan kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak secara berkala. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, berbagai kondisi yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak diharapkan dapat diketahui lebih awal.

Tidak hanya pada aspek kesehatan, perhatian terhadap kualitas proses pembelajaran juga diwujudkan melalui penyerahan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada TK Swasta OBI Fodo.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih interaktif, kreatif, menyenangkan, serta sesuai dengan karakteristik dan tahapan perkembangan anak usia dini.

Pemerintah Kota Gunungsitoli menilai penguatan pendidikan anak usia dini tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga kesehatan, keluarga, yayasan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Kepala TK Swasta OBI Fodo, Nurjannah Mendrofa, menyampaikan bahwa kunjungan Bunda PAUD Kota Gunungsitoli memberikan motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di sekolah.

Apresiasi serupa disampaikan Perwakilan Yayasan OBI Nias, Denny Waruwu. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Gunungsitoli terhadap pendidikan anak usia dini.

Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Bunda PAUD Kota Gunungsitoli. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan yayasan dapat terus diperkuat demi mendukung tumbuh kembang anak yang lebih optimal,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan kebutuhan anak usia dini semakin meningkat. Tumbuh kembang anak tidak hanya dipengaruhi oleh proses pendidikan di sekolah, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan, pemenuhan gizi, lingkungan yang aman, serta pola asuh yang tepat di lingkungan keluarga.

Dengan keterlibatan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, upaya membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki kesiapan menghadapi masa depan dapat dilakukan secara lebih optimal. (N.Lase)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x