Jembatan Satgas Karbak TNI AD : Jalan Menuju Masa Depan Gemilang, Bukti Negara Hadir

Redaksi
20 Jun 2026 16:42
InfoNias 0 55
2 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Saat cahaya pagi mulai menyinari tepian Sungai Sowu di Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, semangat pengabdian telah menyala terang di sana. Pada Jumat (19/6/2026), barisan personel Satgas Pembangunan Jembatan Garuda “Karya Bakti TNI” Skala Besar Tahun 2026 kembali mengangkat alat untuk kerja.

Mereka adalah prajurit yang berasal dari jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Korem 023/Kawal Samudra, di wilayah kerja Kodim 0213/Nias, membawa tekad kuat untuk melanjutkan pembangunan jembatan gantung yang menjadi penantian panjang warga setempat.

Selama ini, sungai Sowu menjadi sekat yang berat dalam kehidupan sehari‑hari. Saat hujan turun lebat, arusnya berubah ganas dan tak terduga, memutus akses satu‑satunya menuju lahan pertanian, gedung sekolah, hingga pusat pelayanan kesehatan.

Banyak anak terpaksa menahan langkah dan tidak bisa berangkat belajar, petani menumpuk hasil panen yang sulit didistribusikan ke pasar, serta keluarga yang membutuhkan pertolongan mendesak hanya bisa menanti air surut dengan hati berdebar.

Kini, pemandangan itu perlahan berubah, keringat para prajurit TNI ADA menetes membasahi tanah, merakit papan demi papan, menarik tali demi tali, tanpa mengenal lelah meski cuaca kadang menantang dan medan yang tidak mudah.

Bagi mereka, pekerjaan ini bukan sekadar melaksanakan tugas dinas yang harus diselesaikan. Setiap bagian yang terpasang mengandung makna kepedulian yang mendalam, agar kelak anak‑anak dapat melangkah ceria dan aman menuju gerbang sekolah, petani mengangkut hasil ladang dengan tenang tanpa takut merugi, serta seluruh warga memiliki akses bebas menuju tempat yang mereka butuhkan.

Di balik setiap pukulan palu dan tarikan tali yang kencang, tersemat harapan besar untuk mengubah pola kehidupan masyarakat Desa Hambawa menjadi lebih mudah, lebih terhubung, dan sejahtera.

Kehadiran Satgas ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan tidak melupakan mereka yang tinggal di pelosok. Sebentar lagi, jembatan gantung ini akan berdiri kokoh merajut kembali hubungan yang sempat terputus, membuka jalan bagi kemajuan, serta mengukir senyum lega dan bahagia di wajah setiap keluarga yang telah lama menantikan kehadirannya. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x