Foto : kondisi Pembangunan Jembatan Sungai Zui, memasuki fase pengerjaan krusialGunungsitoli, Matakeadilan.id //
Upaya memperkuat konektivitas wilayah dan memutus rantai keterisoliran masyarakat terus diwujudkan lewat pembangunan infrastruktur strategis.
Salah satunya adalah kegiatan pembangunan Jembatan Aramco yang membentang di aliran Sungai Zui, tepatnya di wilayah Desa Gunung Baru, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat.
Kegiatan pembangunan ini memasuki tahap yang sangat krusial, yaitu pelaksanaan pengecoran struktur bagian atas jembatan. Berkat kerja keras dan semangat tinggi para personil di lapangan, kemajuan pekerjaan hingga hari ini tercatat telah mencapai angka 90 persen. Nantinya, jembatan penghubung ini akan memiliki panjang sekitar 8 meter dan menjadi akses vital bagi mobilitas warga setempat.
Guna memastikan pekerjaan berjalan lancar dan sesuai standar, kegiatan ini digerakkan langsung oleh jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) 08/Mandrehe dengan melibatkan kekuatan personil yang solid. Adapun rincian pelibatan personel di lokasi antara lain sebanyak 22 orang dari Yon TP, didampingi 2 orang anggota dari Komando Distrik Militer (Dim), serta 2 orang personil Zipur.
Sinergitas yang apik juga terlihat dari partisipasi aktif 1 orang warga masyarakat setempat yang turut bergotong royong membantu proses pembangunan tersebut.
Berbagai peralatan kerja yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran pengecoran pun telah disiapkan secara lengkap dan memadai, meliputi: 4 buah cangkul, 4 buah skop, 4 buah parang, 3 buah angkong, serta 8 buah ember semen. Seluruh alat tersebut digunakan secara bergantian dan terkoordinasi untuk memastikan hasil konstruksi yang kokoh, rapi, dan berkualitas.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, Minggu, (31/5), suasana pekerjaan berlangsung dengan aman, tertib, dan sangat terkendali. Para prajurit bekerja dengan penuh dedikasi di bawah panas matahari demi percepatan penyelesaian pembangunan.
Secara umum, situasi lingkungan sekitar terpantau kondusif dan tidak ditemukan kendala teknis maupun hambatan berarti yang menghambat pelaksanaan kegiatan.
Dengan capaian kemajuan yang telah menyentuh angka 90 persen, pembangunan Jembatan Aramco diprediksi akan segera rampung sepenuhnya dalam waktu dekat.
Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat guna mempermudah aktivitas sehari-hari, melancarkan distribusi hasil bumi, serta meningkatkan aksesibilitas wilayah Desa Gunung Baru dan sekitarnya. (N.Lase)


Tidak ada komentar