Foto : Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli bersama Kepala Sentra Insyaf Medan Langgeng Setiawan dan jajaran saat audiensi serta penyerahan bantuan ATENSI Kemensos RI bagi masyarakat Kota Gunungsitoli.Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., menerima audiensi perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia sekaligus Kepala Sentra Insyaf Medan, Langgeng Setiawan, di Ruang Rapat Wali Kota Gunungsitoli, Rabu (19/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Gunungsitoli dan Kementerian Sosial RI, khususnya dalam meningkatkan pelayanan sosial, rehabilitasi sosial, serta pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan.
Dalam audiensi tersebut, Kemensos RI melalui Sentra Insyaf Medan turut menyalurkan Bantuan Sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada sejumlah penerima manfaat di Kota Gunungsitoli. Bantuan diberikan berdasarkan hasil asesmen terhadap kondisi, potensi, kebutuhan, serta aktivitas masing-masing penerima manfaat.
Intervensi ATENSI kali ini diarahkan pada dua aspek utama, yakni penguatan ekonomi produktif dan peningkatan aksesibilitas bagi warga yang membutuhkan dukungan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pada aspek pemberdayaan ekonomi, bantuan diberikan dalam bentuk peralatan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis usaha penerima manfaat. Bantuan tersebut antara lain berupa peralatan pertukangan, peralatan perbengkelan, peralatan pertanian, dan peralatan menjahit.
Sementara itu, untuk mendukung aksesibilitas serta pemenuhan kebutuhan nutrisi, bantuan juga diberikan kepada lanjut usia dan penyandang disabilitas. Bantuan yang disalurkan meliputi tongkat kaki tiga beserta paket nutrisi, walker beserta paket nutrisi, tongkat ketiak, serta tongkat netra.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima manfaat, tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendukung mereka agar semakin mandiri, produktif, dan mampu menjalankan aktivitas sosial maupun ekonomi secara lebih optimal.
Penyaluran bantuan ATENSI dilakukan berdasarkan hasil asesmen komprehensif yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Gunungsitoli pada Maret 2026. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar dalam menentukan bentuk intervensi agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan, potensi usaha, serta kondisi masing-masing penerima manfaat.
Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI dan Sentra Insyaf Medan atas dukungan serta perhatian terhadap masyarakat Kota Gunungsitoli.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan kesejahteraan penerima manfaat dan keluarganya.
“Bantuan ini hendaknya dimanfaatkan dan dijaga dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai bantuan yang telah diberikan justru dipindahtangankan kepada pihak lain. Manfaatkan bantuan ini untuk mendukung aktivitas dan meningkatkan kemandirian,” pesan Wali Kota.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat perlu terus diperkuat agar berbagai program perlindungan, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli Wealman Zendratö, S.Sos., M.M., Kepala Sentra Insyaf Medan Langgeng Setiawan beserta jajaran, serta pihak terkait lainnya. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar