Foto : Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., bersama peserta dan instruktur pelatihan Content Marketing dan Optimalisasi Pemasaran melalui Media Sosial di LPK Ziona, Jumat (2/10/2026).Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., melakukan kunjungan ke Yayasan Gozena Bangkit Berkarya yang menaungi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ziona, Jumat (2/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan pelatihan Content Marketing serta Optimalisasi Pemasaran melalui Media Sosial.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Tailor Made Training (TMT) yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli.
Program TMT dirancang berdasarkan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan usaha di daerah, khususnya dalam menghadapi semakin pesatnya transformasi digital. Melalui program ini, peserta dibekali keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Pelatihan Content Marketing dilaksanakan selama 180 jam, sedangkan pelatihan Optimalisasi Pemasaran melalui Media Sosial berlangsung selama 200 jam.
Dalam kunjungannya, Wali Kota melihat secara langsung proses pembelajaran dan berinteraksi dengan para peserta yang tengah mengikuti pelatihan teknis. Materi yang diberikan mencakup strategi pembuatan konten digital, pemahaman algoritma media sosial, teknik branding, hingga strategi pemasaran produk, termasuk produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Wali Kota Sowa’a Laoli mengapresiasi kolaborasi antara BBPVP Medan dan LPK Ziona dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di Kota Gunungsitoli. Menurutnya, keterampilan digital memiliki peran penting dalam memperkuat daya saing tenaga kerja sekaligus membuka ruang pengembangan usaha di tengah perubahan pola pemasaran.
«“Di era digital saat ini, penguasaan content marketing dan pemasaran melalui media sosial bukan sekadar tren, melainkan telah menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha maupun tenaga kerja produktif. Kami berharap melalui program Tailor Made Training ini, para peserta tidak hanya menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri dengan memanfaatkan potensi lokal Gunungsitoli,” ujar Sowa’a.»
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian pelatihan secara serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan yang dapat diterapkan setelah pelatihan selesai.
“Harapannya, keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat benar-benar diterapkan dalam dunia kerja maupun dalam pengembangan usaha, sehingga memberikan manfaat bagi peserta dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan LPK Ziona menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli dan BBPVP Medan terhadap pelaksanaan program pelatihan tersebut.
Melalui pelatihan yang disusun berdasarkan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan usaha, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan keterampilan digital yang diperoleh untuk meningkatkan kompetensi, memperluas akses pemasaran, serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Usai meninjau proses pembelajaran, Wali Kota melanjutkan kunjungan dengan melihat sarana dan fasilitas praktik yang digunakan dalam pelatihan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama peserta, instruktur, serta jajaran Pemerintah Kota Gunungsitoli.
Program Tailor Made Training ini menjadi salah satu bentuk sinergi dalam pengembangan kompetensi masyarakat melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ekonomi digital. Dengan peningkatan keterampilan yang tepat sasaran, diharapkan semakin terbuka peluang kerja dan usaha bagi masyarakat Kota Gunungsitoli. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar