Foto : Wali kota dan Wakil wali Kota Gunungsitoli Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., didampingi Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., secara resmi membuka sekaligus memimpin Rapat Kerja Pemerintahan Tahun 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, pada Jumat (5/6/2026), dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Staf Ahli, Asisten Daerah, seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, hingga pengelola keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli.
Rapat kerja ini diselenggarakan dengan tujuan utama mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, serta memantapkan pengelolaan keuangan daerah yang berpegang teguh pada prinsip akuntabel, transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada peningkatan kinerja pelayanan publik.
Dalam arahan utamanya, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran aparatur pemerintahan, atas keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut.
“Opini WTP adalah pengakuan profesional dari lembaga independen, yang membuktikan bahwa seluruh laporan keuangan daerah telah disajikan secara wajar, benar, dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.
Mempertahankan prestasi ini hingga delapan kali berturut-turut bukanlah hal yang mudah. Semua ini merupakan buah dari kerja keras, ketelitian, pengawasan yang ketat, serta pengendalian internal yang berjalan baik di seluruh lini perangkat daerah,” tegas Wali Kota.
Lebih lanjut, beliau juga memberikan penghargaan khusus kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat pengelola keuangan, bendahara, Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK), pengurus aset daerah, serta seluruh pihak yang terlibat langsung dalam penyusunan, pengelolaan, hingga pertanggungjawaban keuangan daerah.
Kontribusi seluruh elemen inilah yang menjadi kunci keberhasilan meraih predikat terbaik dalam pengelolaan keuangan negara/daerah.
Wali Kota pun mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk tetap menjaga komitmen dan tanggung jawab tinggi dalam menjalankan seluruh program dan kegiatan yang telah ditetapkan.
Seluruh pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat wajib berpedoman pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), agar setiap capaian kerja dapat diukur secara jelas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Gunungsitoli.
“Pemerintah Kota selalu membuka ruang koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi yang seluas-luasnya. Jangan ada keraguan dalam melaksanakan tugas, selama hal itu sesuai aturan dan untuk kepentingan rakyat. Terus perbaiki kinerja, kelola sumber daya manusia dengan baik, dan pastikan setiap langkah kerja kita tetap berpaku pada rencana induk pembangunan daerah,” ungkap beliau.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Inspektur Kota Gunungsitoli.
Keduanya menyampaikan pemaparan strategis mengenai penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah, peningkatan kualitas pengendalian intern pemerintah, penerapan manajemen risiko, serta langkah strategis yang harus dijalankan seluruh perangkat daerah.
Hal ini dilakukan guna menjaga keberlanjutan prestasi WTP, sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, efisien, bersih, dan berintegritas tinggi. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar