Perkuat Ekonomi Masyarakat, Ketua TP PKK Harap Bank Indonesia Terus Dampingi UMKM Dan Pendidikan

Redaksi
25 Mei 2026 17:38
InfoNias 0 93
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, menghadiri kegiatan Sinergi Komunitas Perempuan Sadar Digital (Srikandi) QRIS.

Acara yang digagas oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga ini berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (22/05/2026), sebagai wujud nyata kolaborasi dalam memperkuat inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Veny Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih yang mendalam kepada Bank Indonesia Sibolga.

Ia menilai, inisiatif kegiatan ini merupakan langkah strategis dan bentuk dukungan nyata yang sangat berharga bagi peningkatan literasi keuangan digital, sekaligus menjadi sarana efektif dalam memperkuat peran perempuan di tengah masyarakat Kota Gunungsitoli.

Menurut Veny, kehadiran program Srikandi QRIS ini bukan hanya sekadar mengenalkan sistem pembayaran digital, namun memiliki makna yang lebih luas dalam memperkuat ekonomi keluarga.

Ia berharap, melalui kegiatan ini para ibu dan peserta yang hadir tidak hanya memahami cara penggunaan QRIS secara teknis, tetapi lebih dari itu, mampu bertransformasi menjadi agen edukasi yang aktif menyebarluaskan manfaat sistem pembayaran tersebut di lingkungan keluarga, komunitas, hingga dalam usaha yang sedang dijalani masing-masing.

“Perempuan yang melek dan sadar digital, terutama dalam hal pengelolaan keuangan, akan mampu mendorong terciptanya keluarga yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, lebih produktif dalam berkarya, serta mandiri secara ekonomi. Peran ibu sangat sentral, sehingga apa yang dipahami dan dikuasai ibu, akan menjadi bekal berharga bagi kemajuan seluruh anggota keluarga,” ungkap Veny dalam sambutannya.

Lebih jauh, istri pejabat daerah ini juga menyampaikan harapan agar sinergitas antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Gunungsitoli terus terjalin erat dan berkelanjutan.

Ia meminta dukungan Bank Indonesia untuk terus mendampingi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kelompok masyarakat, melalui berbagai program pemberdayaan yang relevan dan menyentuh kebutuhan warga.

Berbagai bentuk dukungan yang diharapkan antara lain bantuan bibit unggul bagi kelompok tani, pelatihan peningkatan keterampilan seperti desain dan pembuatan batik, pelatihan kepemimpinan bagi kader, hingga dukungan penuh terhadap implementasi kebijakan nasional, khususnya Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan 1 tahun pendidikan prasekolah (PAUD) dan 12 tahun pendidikan dasar.

Veny meyakini, melalui sinergi dan kolaborasi yang terus dipupuk dan ditingkatkan, peran perempuan di Kota Gunungsitoli akan semakin berdaya, tangguh, dan mampu menjadi penggerak utama pembangunan dari tingkat paling bawah. Hal ini sejalan dengan visi besar bersama dalam mendukung terwujudnya Gunungsitoli Hebat.

“Mari kita bergerak bersama, berkolaborasi dan berinovasi, agar perempuan Gunungsitoli semakin tangguh, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah tercinta ini,” pungkasnya. (N.Lase)

 

Sumber : Sahabat Venny

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x