Pelatihan BCKS 2026 Berakhir, Pemko Gunungsitoli Dorong Transformasi Mutu Pendidikan

Redaksi
14 Okt 2026 21:41
InfoNias 0 21
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pendidikan resmi menutup Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Skema APBD Tahun Anggaran 2026 untuk jenjang TK, SD, dan SMP, Rabu (14/10/2026), di Aula Hotel Kaliki Gunungsitoli. Kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari, sejak 5 hingga 14 Oktober 2026, ditutup oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam menyiapkan calon pemimpin satuan pendidikan yang kompeten, berintegritas, inovatif, dan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan, sejalan dengan visi Gunungsitoli Hebat.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa menjadi kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, melainkan mengemban tanggung jawab strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan. Karena itu, calon kepala sekolah dituntut memiliki kemampuan manajerial dan teknis yang memadai, sekaligus menjunjung tinggi integritas, keadilan, serta keteladanan.

Menurutnya, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan harus menjadi bekal nyata bagi peserta untuk membangun kepemimpinan pendidikan yang berorientasi pada mutu pembelajaran dan pengembangan potensi peserta didik.

Kepala sekolah juga diharapkan mampu mendorong inovasi, memberdayakan guru, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berkualitas, serta memperkuat kolaborasi dengan orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Sekda turut mendorong seluruh peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan diri secara profesional dalam mengemban amanah apabila kelak diberikan kepercayaan memimpin satuan pendidikan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para fasilitator atas ilmu, pengalaman, dan pendampingan yang telah diberikan selama pelatihan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Oktorianus Harefa, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan dilaksanakan sesuai jadwal dan tahapan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diikuti 60 peserta yang telah lulus seleksi substansi BCKS, terdiri atas tiga peserta jenjang TK, 27 peserta jenjang SD, dan 30 peserta jenjang SMP.

Selama pelatihan, peserta mengikuti pembelajaran di kelas serta praktik langsung di sekolah mentor. Berbagai modul pembelajaran diberikan untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan, manajerial, dan kemampuan peserta dalam menjalankan tugas sebagai calon kepala sekolah.

Pelatihan tersebut menghadirkan empat fasilitator dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sumatera Utara, yakni Mahmun Zulkifli, S.Pd., M.Si., Husni Ilyas, S.T., M.Kom., Evarita Parhusip, S.Pd., M.Pd., dan Dariana Berutu, S.Pd., M.Si.

Peserta yang memenuhi standar kelulusan sesuai ketentuan kementerian akan memperoleh sertifikat yang dapat diunduh melalui Learning Management System (LMS).

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap dapat menyiapkan calon kepala sekolah yang kompeten dan memenuhi persyaratan sertifikasi sesuai ketentuan, sehingga mampu memperkuat tata kelola satuan pendidikan, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, serta mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih berkualitas.

Kegiatan penutupan turut dihadiri Kepala BKPSDM Kota Gunungsitoli, jajaran Dinas Pendidikan, koordinator pengawas, para fasilitator, dan seluruh peserta pelatihan. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan maena bersama sebagai simbol kebersamaan, kekompakan, dan semangat kolaborasi dalam memajukan pendidikan di Kota Gunungsitoli.

Penguatan kapasitas calon kepala sekolah ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kepemimpinan pendidikan yang berkualitas, sekaligus mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia dan terwujudnya visi Gunungsitoli Hebat. (red)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x