Investasi Generasi Sehat : Aksi Nyata PDIP Peringati Bulan Bung Karno

Redaksi
27 Jun 2026 08:48
InfoNias 0 224
2 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Usai menggelar gotong royong dan penanaman pohon produktif, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli lanjutkan rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 dengan penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK). Penyerahan simbolis dipusatkan di Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli, Jumat (26/6/2026), mengusung tema “Harmoni Pertiwi, Membumikan Pancasila”.

Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian partai terhadap kesehatan ibu dan anak, sekaligus dukungan strategis mempercepat penurunan angka stunting lewat intervensi gizi sejak masa kandungan.

Hadir dalam kegiatan: Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli; pengurus DPC, Ketua PAC se‑Kota Gunungsitoli, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD; pimpinan badan serta sayap partai; dan seluruh kader.

Sekretaris DPC sekaligus Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., menegaskan: perhatian pada gizi ibu hamil adalah investasi generasi berkualitas. “Pencegahan stunting tak boleh menunggu kelahiran — harus dimulai sejak kehamilan dengan asupan cukup dan dukungan bersama seluruh elemen,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat Bulan Bung Karno bukan sekadar seremonial, melainkan aksi nyata: “Kader diharapkan terus hadir di tengah rakyat, menjaga semangat gotong‑royong dan kepedulian sosial sesuai warisan Bung Karno.”

Kepala Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli, Mei Generasi Zebua, SKM., menyambut baik langkah tersebut. “PMT bagi ibu hamil KEK sangat strategis memperbaiki status gizi dan menekan risiko stunting sejak dini. Keberhasilan ini butuh sinergi kuat: pemerintah, tenaga medis, organisasi, dan masyarakat bergerak satu tujuan,” katanya.

Meski penyerahan simbolis berpusat di satu titik, bantuan tak berhenti di situ: paket PMT diserahkan kepada pengurus PAC enam kecamatan — Gunungsitoli, Gunungsitoli Selatan, Utara, Barat, Idanoi, hingga Alo’oa — untuk disalurkan langsung ke ibu hamil KEK di wilayah kerja masing‑masing. Mekanisme ini menjamin bantuan merata sampai ke penerima di seluruh pelosok Kota Gunungsitoli. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x