Inovasi Tanpa Batas, Bunda PAUD Ajak Guru Terus Bergerak Wujudkan Generasi Berkarakter

Redaksi
25 Mei 2026 17:32
InfoNias 0 90
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Bunda PAUD Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI). Acara yang berlangsung di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (22/5/2026), berlangsung dalam suasana penuh semangat, kehangatan, serta kebanggaan atas kemajuan dunia pendidikan anak usia dini di daerah ini.

Dalam kesempatan tersebut, Veny Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan panitia pelaksana IGTKI atas inisiatif dan kerja keras menghadirkan rangkaian kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Salah satu poin utama yang disorot adalah terselenggaranya Lomba Mendongeng dan Lomba Alat Permainan Edukatif (APE) yang diikuti oleh para guru Taman Kanak-Kanak se-Kota Gunungsitoli.

Menurut Veny, kegiatan perlombaan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar kompetisi atau adu kemampuan semata. Ia menilai, ajang ini merupakan ruang kolaborasi dan pembelajaran bersama bagi para pendidik untuk terus mengasah kemampuan dalam menanamkan nilai-nilai luhur, mulai dari moral, budaya, hingga budi pekerti kepada anak-anak didik, dengan metode yang lebih menyenangkan dan tidak terkesan kaku atau menggurui.

“Perlombaan ini bukan sekadar kompetisi mencari pemenang, tetapi menjadi ruang belajar bersama bagi para guru untuk menanamkan nilai moral, budaya, dan budi pekerti kepada anak dengan cara yang menyenangkan, tanpa terkesan menggurui. Sekaligus menjadi wadah lahirnya berbagai inovasi dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif, aman, dan cerdas memanfaatkan apa yang ada di lingkungan sekitar kita,” ungkap Veny saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi semangat dan kreativitas luar biasa yang ditunjukkan oleh para guru se-Kota Gunungsitoli selama kegiatan berlangsung.

Ia menegaskan, momen ini memberikan pelajaran berharga bahwa keterbatasan fasilitas atau sumber daya bukanlah penghalang utama dalam menghadirkan kualitas pendidikan yang terbaik bagi anak-anak.

Justru dari kesederhanaan dan keinginan kuat untuk berbuat yang terbaik, lahirlah ide-ide besar yang menjadi bekal masa depan generasi penerus.

“Dari semangat dan kreativitas para guru, kita belajar satu hal penting: bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Justru sering kali dari kesederhanaan itulah, lahir ide-ide besar yang akan menjadi pondasi kuat masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Di akhir pesannya, Veny Sowa’a Laoli mengajak seluruh elemen pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan untuk terus bergerak dan berinovasi tanpa henti. Komitmen ini diperlukan demi mewujudkan visi bersama, yakni melahirkan generasi muda Kota Gunungsitoli yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat dan berbudi luhur.

“Terus bergerak, terus berinovasi. Mari kita wujudkan generasi cerdas dan berkarakter untuk kemajuan pendidikan anak usia dini di Gunungsitoli,” pungkasnya (N.Lase)

 

Sumber : Sahabat Venny

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x