Foto : Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli saat membuka Program Bimbingan Belajar Masuk PTN dan Sekolah Kedinasan, Jumat (21/8/2026).Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses dan dukungan pendidikan bagi generasi muda.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Bimbingan Belajar Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Sekolah Kedinasan bagi siswa kelas XII yang berasal dari sembilan SMA negeri dan swasta di Kota Gunungsitoli.
Program tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (21/8/2026). Sebanyak 20 siswa yang merupakan warga Kota Gunungsitoli mengikuti program tersebut.
Dalam sambutannya, Sowa’a Laoli mengatakan program bimbingan belajar tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Gunungsitoli terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus upaya membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, mental, dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi persaingan.
Ia menilai persaingan masuk PTN maupun sekolah kedinasan, termasuk melalui jalur UTBK dan berbagai mekanisme seleksi nasional, membutuhkan persiapan yang matang, terarah, dan konsisten.
«“Program bimbingan belajar ini hadir sebagai wujud komitmen nyata Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam mencetak sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Sowa’a.»
Wali Kota juga menegaskan agar pelaksanaan program dilakukan secara transparan dengan memperhatikan minat, kemampuan, dan potensi masing-masing peserta. Ia mengingatkan agar proses tersebut tidak dipengaruhi intervensi ataupun kepentingan pihak tertentu.
Untuk mendukung keberhasilan program, pihak sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan diharapkan turut memberikan pemahaman kepada orang tua terkait kesiapan mental, kebutuhan pembiayaan, serta tanggung jawab dalam mendukung anak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Selain itu, Dinas Pendidikan bersama mitra pelaksana diminta melakukan evaluasi secara berkala, termasuk terhadap waktu dan metode pelaksanaan bimbingan belajar, sehingga program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi peserta.
Kepada para siswa, Wali Kota berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian bimbingan dengan disiplin, sungguh-sungguh, dan penuh tanggung jawab. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan.
Sowa’a juga menyampaikan apresiasi kepada SSC melalui Pimpinan Cabang Bimbel SSC, Abdullah Umar Dhani, S.Sos., serta LKP Hamoya melalui Pembina LKP Hamoya, Drg. Yenny Susilo, atas dukungan dan kemitraan dalam pelaksanaan program.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan merupakan bagian penting dalam memperluas akses pembinaan dan meningkatkan kesiapan akademik generasi muda Kota Gunungsitoli.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli berupaya memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan mempersiapkan diri menempuh pendidikan tinggi.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas, tangguh, dan mampu bersaing, sebagai salah satu fondasi menuju terwujudnya Gunungsitoli Hebat. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar