Foto : Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., bersama jajaran saat menghadiri pembukaan Pelatihan BCKS di Aula Hotel Kaliki, Senin (5/10/2026).Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dengan menyelenggarakan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Skema APBD Tahun Anggaran 2026 bagi jenjang TK, SD, dan SMP. Kegiatan tersebut resmi dibuka di Aula Hotel Kaliki, Senin (5/10/2026).
Pelatihan dibuka oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan calon kepala sekolah dalam menghadapi tuntutan pengelolaan satuan pendidikan yang semakin kompleks dan dinamis.
Menurut Martinus, kepala sekolah tidak hanya dituntut memiliki kemampuan administratif, tetapi juga harus mampu mengelola satuan pendidikan secara efektif, mengembangkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan (GTK), melaksanakan supervisi akademik, serta membangun lingkungan belajar yang positif bagi peserta didik.
Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh dan tidak menjadikan kegiatan tersebut sekadar sebagai sarana memperoleh sertifikat.
“Yang paling penting bukan hanya sertifikat, tetapi bagaimana ilmu dan kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat diterapkan ketika menjalankan tugas sebagai pemimpin satuan pendidikan,” ujarnya.
Martinus menilai integritas, tanggung jawab, keteladanan, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar merupakan sejumlah karakter penting yang harus dimiliki calon kepala sekolah dalam menjalankan kepemimpinan pendidikan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Oktorianus Harefa, S.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan BCKS dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memastikan tersedianya calon kepala sekolah yang memenuhi persyaratan dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan satuan pendidikan.
Pelatihan tersebut diikuti 60 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi substansi BCKS, terdiri atas 3 peserta jenjang TK, 27 peserta jenjang SD, dan 30 peserta jenjang SMP. Para peserta berasal dari unsur kepala sekolah dan guru yang telah mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan.
Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh pembekalan dari fasilitator BBGTK Provinsi Sumatera Utara, yakni Mahmun Zulkifli, S.Pd., M.Si.; Husni Ilyas, S.T., M.Kom.; Evarita Parhusip, S.Pd., M.Pd.; dan Dariana Berutu, S.Pd., M.Si.
Materi pelatihan meliputi penguatan kompetensi kepribadian dan sosial, pengelolaan satuan pendidikan, supervisi akademik, pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta penyusunan proyek transformasi kepemimpinan sekolah.
Rangkaian pembekalan tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep kepemimpinan sekolah, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam pengelolaan satuan pendidikan.
Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kapasitas GTK, penguatan budaya sekolah, serta terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif bagi peserta didik.
Salah satu bagian penting dalam pelatihan adalah penyusunan proyek transformasi kepemimpinan sekolah. Melalui proyek tersebut, peserta didorong mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan di satuan pendidikan masing-masing serta merancang gagasan perubahan yang dapat diterapkan secara nyata.
Dengan pendekatan tersebut, pelatihan diharapkan mampu membentuk calon kepala sekolah yang adaptif, inovatif, memiliki kemampuan kepemimpinan, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Pemerintah Kota Gunungsitoli memandang penguatan kompetensi calon kepala sekolah sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menggerakkan seluruh unsur sekolah, memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan layanan pendidikan berjalan sesuai kebutuhan peserta didik.
Melalui peningkatan kapasitas yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemko Gunungsitoli berharap para calon kepala sekolah mampu menghadapi berbagai perubahan di dunia pendidikan, memanfaatkan perkembangan teknologi, memperkuat pendidikan karakter, serta menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Kepala BKPSDM Kota Gunungsitoli, jajaran Dinas Pendidikan, koordinator pengawas, para fasilitator, serta seluruh peserta pelatihan. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar