Harmoni Pertiwi Menjadi Tema Pembukaan Bulan Bung Karno, Membumikan Pancasila Lewat Aksi Nyata

Redaksi
22 Jun 2026 23:57
InfoNias 0 371
2 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti kantor DPC PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli pada Minggu malam (22/6/2026). Di sanalah, rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026 secara resmi dimulai lewat doa bersama dan pertemuan pemantapan hati para kader, tanda semangat yang tak pernah padam untuk terus berjuang demi rakyat.

Hadir memeriahkan momen ini jajaran pengurus DPC, seluruh Ketua PAC se‑Kota Gunungsitoli, Ketua beserta anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota maupun Provinsi Sumatera Utara, ketua badan serta organisasi sayap partai, hingga kader‑kader yang setia mengabdi di setiap sudut wilayah ini.

Mewakili Ketua DPC, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan, Organisasi, Pemenangan Pemilu dan Sumber Daya, Adrianus Zega, ST., M.Psi., membuka arahannya dengan mengajak semua yang hadir menundukkan hati bersyukur.

Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, mereka dapat berkumpul dalam keadaan sehat dan penuh kekuatan untuk menjalani serangkaian kegiatan peringatan ini.

Dalam tuturnya yang tegas namun menyentuh, Adrianus mengingatkan: Bulan Bung Karno bukan sekadar tanggal kenangan bagi Ir. Soekarno. Ini adalah panggilan untuk menyalakan kembali api semangat kemerdekaan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan menjadikan nilai‑nilai Pancasila sebagai jalan hidup dalam pengabdian sehari‑hari.

Mengusung tema “Harmoni Pertiwi, Membumikan Pancasila”, PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli menyiapkan langkah nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga. Mulai dari doa bersama lintas kader, kerja bakti dan penanaman pohon yang bernilai ekonomi, hingga pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil yang mengalami kekurangan energi, sebagai bukti nyata kepedulian menjaga kesehatan ibu dan anak serta mencegah pertumbuhan terhambat.

“Pancasila tidak boleh sekadar diucapkan saat upacara,” tegas Adrianus. “Nilai‑nilai gotong‑royong, persaudaraan, persatuan, dan keadilan sosial harus terbukti dalam setiap langkah kita di tengah masyarakat.”

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh kader menjaga api warisan Bung Karno tetap menyala, memelihara keutuhan organisasi, serta semakin mengokohkan pengabdian kepada rakyat.

Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa, rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 pun resmi dibuka. Suara semangat bergema menyatukan hati setiap kader: “Bergerak Bersatu untuk Indonesia Raya. Merdeka… Merdeka… Merdeka!”. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x