Melintasi Deras Arus Demi Rakyat, Satgas TNI AD Lanjutkan Pembangunan Jembatan Impian di Sungai Belauna

Redaksi
26 Jul 2026 21:29
InfoNias 0 120
2 menit membaca

Nias – Ma’u, Matakeadilan.id //

Harapan yang selama puluhan tahun hanya hidup dalam doa dan penantian, kini perlahan berubah menjadi kenyataan. Personel Satgas Pembangunan Jembatan Garuda Program Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun 2026 jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Korem 023/Kawal Samudra, wilayah Kodim 0213/Nias, terus menunjukkan dedikasi tanpa henti dalam menyelesaikan tahapan pembangunan dan pemasangan Jembatan Modular yang melintasi Sungai Belauna, di Desa Sihare’o III Hilibadalu, Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias, Minggu (26/7/2026).

Di bawah terik matahari, personel Satgas bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari penataan material, pemasangan rangka baja, hingga persiapan konstruksi utama, seluruh proses dikerjakan dengan penuh ketelitian.

Semangat gotong royong yang tergambar di lokasi menjadi bukti bahwa pembangunan ini bukan sekadar membangun sebuah jembatan, melainkan membangun harapan baru bagi masyarakat.

Selama ini Sungai Belauna menjadi penghalang utama yang membatasi mobilitas warga. Ketika hujan mengguyur, debit air meningkat drastis dan memutus akses transportasi. Akibatnya, hasil pertanian sulit dipasarkan, warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan sering terlambat mendapat penanganan, sementara anak-anak terpaksa mengorbankan waktu belajar karena tidak dapat menyeberangi sungai dengan aman.

Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan arahan Presiden Republik Indonesia agar negara benar-benar hadir hingga ke pelosok negeri melalui percepatan pembangunan infrastruktur.

Jembatan modular dipilih karena memiliki konstruksi yang kokoh, mampu menghadapi kondisi medan dan arus sungai, serta dapat dibangun dalam waktu yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas dan faktor keselamatan.

Dengan semangat pengabdian yang tidak mengenal lelah, personel Satgas terus menggenjot pekerjaan sesuai target, tetap mengedepankan standar mutu konstruksi dan keselamatan kerja.

Dalam waktu yang tidak lama lagi, jembatan ini akan berdiri kokoh sebagai penghubung kehidupan, memutus rantai keterisolasian, memperlancar roda perekonomian, membuka akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Desa Sihare’o III Hilibadalu dan wilayah sekitarnya.

Jembatan yang sedang dibangun ini bukan sekadar bentangan baja yang menghubungkan dua tepian sungai, tetapi juga menjadi simbol nyata kehadiran negara, semangat gotong royong, dan tekad bersama untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Nias. (N.Lase)

 

Sumber : Penerangan Kodim 0213 Nias 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x