Jembatan Beton Sungai Buakhe Rampung, Akses Warga Lasara Botomuzoi Makin Lancar

Redaksi
11 Agu 2026 15:27
InfoNias 0 54
3 menit membaca

Nias, Matakeadilan.id //

Harapan masyarakat Desa Lasara Botomuzoi, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias, untuk memiliki akses penyeberangan yang lebih aman akhirnya terwujud. Jembatan beton yang melintasi Sungai Buakhe kini telah rampung dibangun oleh Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti (Karbak) TNI Angkatan Darat (TNI AD), Selasa (11/8/2026).

Jembatan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 di wilayah Kepulauan Nias. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses yang lebih aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jembatan beton itu memiliki panjang sekitar 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 2,5 meter. Infrastruktur tersebut dibangun sebagai akses penghubung yang melintasi Sungai Buakhe, yang selama ini menjadi salah satu jalur penting bagi masyarakat setempat.

Bagi warga, keberadaan jembatan ini memiliki arti penting, terutama ketika hujan turun dan debit air sungai meningkat. Kondisi tersebut sebelumnya dapat menjadi kendala bagi masyarakat yang hendak melintas.

Salah seorang guru SDN Lasara Botomuzoi, Otanigo Lase, menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, jembatan beton yang kini tersedia memberikan rasa lebih aman sekaligus mempermudah aktivitas warga, termasuk guru dan pelajar yang menggunakan akses tersebut.

“Dengan adanya jembatan beton ini, aktivitas kami menjadi lebih lancar. Kami tidak lagi terlalu khawatir ketika hujan turun dan debit air sungai meningkat. Jembatan ini sudah sangat kami harapkan,” ungkap Otanigo.

Ia berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat jembatan tersebut sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., mengatakan pembangunan jembatan beton di Desa Lasara Botomuzoi merupakan salah satu sasaran fisik Program Karya Bakti TNI AD yang dilaksanakan di wilayah kerja Kodim 0213/Nias.

Menurut Indra, pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses dan mobilitas warga.

“Jembatan beton yang telah rampung ini merupakan salah satu sasaran fisik Karya Bakti TNI AD yang sedang berjalan di wilayah Kodim 0213/Nias. Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik oleh masyarakat,” ujar Indra.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi juga dari keberlanjutan pemanfaatannya. Karena itu, masyarakat diharapkan memiliki kepedulian bersama untuk menjaga kondisi jembatan.

Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, akses pendidikan bagi pelajar dan guru, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Semoga dengan berdirinya jembatan beton ini, akses masyarakat semakin lancar dan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Desa Lasara Botomuzoi dan sekitarnya,” pungkasnya.

Rampungnya jembatan beton Sungai Buakhe menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Nias.

Bagi masyarakat Lasara Botomuzoi, jembatan tersebut bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi akses penting yang diharapkan mampu mengurangi hambatan perjalanan dan mendukung aktivitas warga sehari-hari. (N.Lase)

 

Sumber : Penerangan Kodim 0213/Nias

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x