
Gunungsitoli, Matakeadilan.id//
Kencangnya arus Sungai Sowu tidak lagi menjadi batas yang membatasi kemajuan warga. Sebagai bagian dari program Karya Bakti TNI AD Skala Besar Tahun 2026, personel Satuan Tugas Jembatan Garuda dari jajaran Kodam I/Bukit Barisan dan Korem 023/Kawal Samudera yang bertugas di wilayah Kodim 0213/Nias terus bergerak cepat.
Pada hari Senin (29/6/2026), proses pembangunan jembatan gantung di Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, kembali dilanjutkan sebagai solusi nyata atas keterbatasan akses yang selama ini dirasakan.
Selama bertahun-tahun, sungai ini menjadi hambatan utama yang memisahkan warga dari berbagai kebutuhan hidup. Saat musim hujan tiba dan air meluap, jalur lintas terputus total: anak-anak sulit menjangkau tempat belajar, warga yang membutuhkan pertolongan medis terhambat, serta hasil pertanian tidak dapat dibawa keluar desa untuk dijual. Kini, masalah tersebut perlahan mulai teratasi.
Jembatan yang dibangun ini dirancang dengan struktur yang kuat dan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan. Nantinya, ia mampu bertahan menghadapi derasnya aliran air, sehingga dapat digunakan dengan aman dan nyaman sepanjang tahun.
Lebih dari sekadar menghubungkan dua tepian sungai, infrastruktur ini akan membuka akses pendidikan, layanan kesehatan, serta peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Pengerjaannya dilakukan dengan semangat kebersamaan: prajurit TNI bekerja bahu-membahu bersama warga setempat dan pemerintah daerah. Setiap bagian konstruksi yang dipasang menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan menjawab langsung kebutuhan rakyatnya di wilayah pinggiran.
Kehadiran fisik jembatan ini mempertegas peran TNI AD, selain menjaga kedaulatan dan keamanan negara sebagai tugas utama, TNI juga tetap aktif membangun kesejahteraan rakyat. Di atas aliran Sungai Sowu, terbentang bukan hanya susunan besi dan kayu, melainkan harapan baru yang manfaatnya akan dinikmati oleh generasi sekarang dan mendatang. (N.Lase)


Tidak ada komentar