Hujan Tak Halangi Langkah: Jembatan Modular Nias Barat Semakin Nyata

Redaksi
8 Mei 2026 20:13
InfoNias 0 72
3 menit membaca

Nias Barat, matakeadilan.id //

Pembangunan Jembatan Modular di Desa Hillisoromi, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat, sebagai bagian penting dari pelaksanaan Program Karya Bhakti, kini terus melaju pesat dan mencapai tahap yang cukup signifikan.

Hingga Jumat (08/05/2026), kemajuan fisik pembangunan telah mencapai angka 51,5 persen, di tengah tantangan kondisi cuaca yang kurang bersahabat serta kendala kelengkapan alat perkakas di lokasi pekerjaan.

Berdasarkan laporan yang disampaikan Irfan Tanjung dari lokasi kegiatan, proses perakitan jembatan ini berjalan berkat sinergitas yang solid antarunsur TNI. Sebanyak 43 personil diterjunkan untuk memaksimalkan pekerjaan hari ini, yang rinciannya terdiri dari: 2 personil Yonzipur 1/DD, 1 personil Yon TP 901, 23 personil Yon TP 903, 15 personil Yon TP 908, serta didampingi 2 anggota Babinsa Koramil 08/Mandrehe yang turut mengawal kelancaran kegiatan di wilayah tersebut.

Berbeda dengan lokasi pembangunan lainnya, di titik ini seluruh kebutuhan utama telah tersedia lengkap. Material komponen jembatan modular serta alat berat (Alber) sudah ada dan siap digunakan di lokasi.

Berbagai peralatan penunjang pekerjaan juga telah didayagunakan secara maksimal, antara lain: 5 buah cangkul, 2 buah sekop, 2 buah palu ukuran 5 kg, meteran ukur panjang 50 meter, serta angkong untuk keperluan pemindahan komponen material.

Meski dukungan material utama sudah lengkap, masih terdapat catatan teknis yang menjadi kendala di lapangan, yaitu kelengkapan alat perkakas yang tersimpan di dalam peti kemas dinilai belum lengkap atau belum sesuai kebutuhan teknis pekerjaan.

Selain itu, faktor alam juga menjadi tantangan utama, di mana curah hujan turun cukup deras dan terus-menerus sejak pagi hingga siang hari, sehingga sempat menghambat mobilitas serta memperlambat laju pengerjaan di awal waktu kerja.

Namun, kendala tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat dan kekompakan seluruh personil di lapangan. Di tengah guyuran hujan dan berupaya mengatasi keterbatasan alat yang ada, seluruh tim tetap fokus menyelesaikan agenda utama hari ini, yaitu proses perakitan rangkaian komponen modular yang menjadi struktur utama jembatan nantinya.

“Material utama jembatan sudah lengkap tersedia, alat berat juga sudah ada dan bisa difungsikan. Hanya saja, alat perkakas pendukung yang ada di dalam peti kemas ada yang belum lengkap, dan hujan yang turun cukup lama pagi tadi sedikit memperlambat langkah kami. Namun kami pastikan progres tetap berjalan dan target tetap kami kejar,” ungkap keterangan dalam laporan kegiatan yang disampaikan kepada Komandan di lokasi.

Untuk agenda kegiatan pada hari esok, Sabtu (09/05/2026), tim pelaksana berencana melanjutkan kembali proses perakitan komponen jembatan modular hingga tahap penyambungan struktur. Langkah ini diambil guna mengejar target penyelesaian sekaligus memulihkan waktu yang sempat terbuang akibat gangguan cuaca hari ini.

Pembangunan Jembatan Modular ini merupakan salah satu program unggulan dalam rangkaian Program Karya Bhakti. Kehadiran infrastruktur strategis ini nantinya memiliki peran sangat vital bagi masyarakat Desa Hillisoromi dan sekitarnya.

Jembatan ini diharapkan mampu memutus rantai keterisolasian wilayah, mempermudah akses warga ke pusat pelayanan kesehatan dan pendidikan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka keterhubungan ekonomi antar-desa di wilayah Kecamatan Moro’o.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh personil masih tetap siaga dan bekerja keras memaksimalkan segala sarana yang telah tersedia, guna memastikan pembangunan Jembatan Modular ini dapat segera rampung, berfungsi penuh, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Nias Barat. (N.Lase)

 

Sumber: Irfan Tanjung

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x