Terinspirasi Alam, Wali Kota Ajak Jaga Kelestarian Lingkungan Gunungsitoli

Redaksi
22 Mei 2026 15:36
InfoNias 0 46
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., didampingi Wakil Wali Kota, Martinus Lase, S.H., secara resmi membuka rangkaian kegiatan memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Acara yang mengusung semangat pelestarian alam ini digelar di Taman Kota Gunungsitoli, Jumat (22/5/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Sowa’a Laoli menyoroti makna mendalam dari tema Hari Keanekaragaman Hayati Internasional tahun ini, yaitu “Act Local for Global Impact” atau Bertindak Lokal untuk Dampak Global. Menurutnya, tema ini menegaskan bahwa langkah dan tindakan nyata yang dilakukan di tingkat daerah memiliki peran krusial dalam menjaga kekayaan alam, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi keseimbangan ekosistem dunia.

“Setiap tindakan kecil yang kita lakukan untuk alam, sesungguhnya memiliki pengaruh besar bagi keberlanjutan lingkungan. Apa yang kita jaga dan lestarikan di Gunungsitoli, turut menyumbang manfaat bagi dunia,” tegas Sowa’a Laoli.

Sementara itu, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” (Terinspirasi Alam. Untuk Iklim. Untuk Masa Depan Kita). Tema ini menggarisbawahi hubungan erat antara kelestarian alam, penanganan perubahan iklim, dan masa depan keberlangsungan hidup manusia.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari unsur pemerintah, pelaku usaha, lembaga pendidikan, komunitas, pemerhati lingkungan, hingga warga umum, untuk memperkuat komitmen kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati yang ada.

Lebih jauh, Wali Kota menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk menerapkan langkah-langkah konkret dan terukur di lapangan.

Berbagai aksi nyata yang harus dijalankan meliputi: penghijauan dan penanaman pohon secara berkelanjutan, pengurangan drastis penggunaan plastik sekali pakai, gerakan gotong royong bersih lingkungan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pelestarian ruang terbuka hijau serta habitat satwa, penguatan pendidikan lingkungan hidup, serta mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi teladan dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan.

Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran sekaligus menggerakkan aksi nyata dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan.

Di antaranya menghadapi dampak perubahan iklim, pencemaran sampah plastik, kerusakan ekosistem, hingga ancaman kepunahan terhadap flora dan fauna lokal.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Sowa’a Laoli kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu menjaga bumi agar tetap lestari, nyaman, sehat, dan berkelanjutan, baik bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Kegiatan pembukaan ini dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda Kota Gunungsitoli, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, Camat Gunungsitoli, Ketua TP-PKK Kota Gunungsitoli, pimpinan PLN Nusantara Power Service Unit PLTMG Nias, lembaga pemerhati lingkungan, peserta gotong royong, serta para undangan lainnya. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x