Satgas Karya Bakti TNI AD : Merangkai Harapan di Atas Fondasi Kasih, Hadirkan Rumah Layak bagi Keluarga Penerima

Redaksi
23 Jun 2026 00:10
InfoNias 0 389
2 menit membaca

Nias Barat, Matakeadilan.id //

Bagi sebuah keluarga, rumah bukan sekadar tempat berteduh dari panas dan hujan. Ia adalah tempat berkumpul, menumbuhkan kasih sayang, dan menanamkan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Namun selama ini, kenyataan itu belum sepenuhnya terasa bagi keluarga Suriani Hia yang tinggal di Desa Fadoro, Kecamatan Sirombu. Hunian yang ditempati selama bertahun-tahun sudah lapuk, atapnya bocor saat hujan, dan dindingnya tak lagi kokoh berdiri, menjadikan setiap malam terasa penuh kekhawatiran.

Kini, harapan itu mulai terwujud. Personel Satgas Pembangunan “Karya Bakti TNI” Skala Besar Tahun 2026 jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Korem 023/Kawal Samudera, dan Kodim 0213/Nias, melanjutkan pengerjaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi keluarga tersebut, Senin (22/6/2026).

Di bawah terik matahari maupun di sela hembusan angin desa, para prajurit bekerja dengan sepenuh hati. Mereka mengangkat bahan bangunan, menyusun bata, memasang kerangka, dan merapikan setiap sudut rumah dengan ketelatenan seolah membangun rumah sendiri.

Keringat yang menetes bukan hanya untuk menyelesaikan pekerjaan, melainkan sebagai wujud nyata bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai pengawal keamanan, tetapi juga sebagai saudara yang peduli pada kesulitan rakyatnya.

Bagi keluarga Suriani Hia, kehadiran para prajurit ini membawa kelegaan yang tak terlukiskan. “Selama ini kami hanya bisa berharap suatu hari nanti bisa memiliki rumah yang aman untuk anak-anak kami. Kini, harapan itu mulai berdiri tegak di depan mata,” ujarnya dengan nada terharu.

Pembangunan ini lebih dari sekadar mendirikan dinding dan atap. Ia adalah jembatan kasih yang mempertemukan kehendak negara dengan kebutuhan paling mendasar warganya. Ketika rumah ini selesai nanti, bukan hanya tempat berteduh yang tercipta, tetapi juga ketenangan hati, rasa aman, dan semangat baru bagi keluarga Suriani Hia untuk melangkah lebih jauh dalam menjalani kehidupan.

Ini adalah bukti nyata, di setiap sudut negeri, termasuk di pelosok Desa Fadoro, perhatian negara tak pernah berhenti mengalir. Melalui tangan-tangan para prajurit, karya bakti ini merangkai mimpi sederhana menjadi kenyataan, sekaligus mempererat ikatan batin yang tak terpisahkan antara TNI dan rakyat. (N.Lase)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x