PLT BPJN Aceh Cabut Pernyataan Penutupan Jalan Enang-Enang

Redaksi
25 Jun 2026 22:15
News 0 227
2 menit membaca

Aceh Tengah, Matakeadilan.id //

Pelaksana Tugas (PLT) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini, mencabut pernyataan terkait penutupan akses Jalan Enang-Enang yang sebelumnya menimbulkan polemik di tengah masyarakat Gayo.

Dalam pertemuan itu, Kamis (25/6/2026) turut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Zulkarnaini, beliau menyampaikan permohonan maaf kepada Sahrial Abadi sebagai tokoh yang mempelopori pembukaan akses Jalan Enang-Enang, serta kepada Muslim Aman Punce yang mewakili Forum Gayo Bersatu (FORGAB) Aceh Tengah dan IKAMI Gayo (Ikatan Alumni Mahasiswa Medan).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi langkah positif untuk menjaga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Jalan Enang-Enang dinilai memiliki nilai strategis bagi konektivitas wilayah tengah Aceh serta menjadi harapan masyarakat dalam mendukung akses transportasi dan pengembangan ekonomi.

Sahrial Abadi menyampaikan apresiasi atas itikad baik yang ditunjukkan pihak BPJN Aceh. Menurutnya, pembangunan dan pengembangan akses jalan harus mengedepankan kepentingan masyarakat serta dilakukan melalui koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Muslim Aman Punce menegaskan bahwa masyarakat Gayo berharap pembangunan infrastruktur di wilayah tengah Aceh dapat terus berjalan dengan memperhatikan aspirasi rakyat.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga persatuan dan bersama-sama mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dengan adanya pencabutan pernyataan penutupan tersebut, diharapkan polemik yang sempat muncul dapat diselesaikan secara bijaksana serta menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan .

“Ini saatnya kita menyatukan persepsi demi kemakmuran dan keadilan akses yang berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup dan ekonomi masyarakat di wilayah tengah, mari kita bergandeng tangan menyelesaikan persoalan Enang Enang yang selama ini di buka dengan swadaya masyarakat kini saatnya pemerintah hadir agar dapat segera terselesaikan perbaikannya,” tutupnya. (Wenjuans)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x