Hadiri APEKSI 2026 di Singkawang, Wali Kota Sowa’a Laoli Dorong Pelestarian Budaya Nias

Redaksi
16 Okt 2026 15:19
InfoNias 0 16
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., menghadiri Welcome Dinner Rembuk Sektor Kebudayaan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis (15/10/2026).

Kehadiran Wali Kota Gunungsitoli dalam agenda tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Gunungsitoli memperluas jejaring kerja sama antardaerah, khususnya dalam pelestarian warisan budaya, pengembangan kreativitas masyarakat, serta penguatan potensi kebudayaan sebagai identitas dan aset pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu mempertemukan sejumlah kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia. Di antaranya Wali Kota Singkawang selaku tuan rumah, Wali Kota Jayapura, serta Ketua Dewan Pengurus APEKSI yang juga menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, sekaligus bertukar gagasan dan pengalaman mengenai strategi pengelolaan serta pengembangan sektor kebudayaan di daerah masing-masing.

Selain menjadi ajang memperkuat hubungan antarpemerintah kota, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi dalam mempromosikan kekayaan budaya lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional.

Rembuk Sektor Kebudayaan APEKSI 2026 turut dirangkai dengan pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Singkawang yang dipusatkan di kawasan samping Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Singkawang, serta pelaksanaan Rembuk Budaya.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pemerintah kota untuk membahas berbagai peluang dan tantangan dalam menjaga kelestarian budaya di tengah perkembangan zaman, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi kebudayaan sebagai salah satu kekuatan pembangunan daerah.

Bagi Pemerintah Kota Gunungsitoli, keikutsertaan dalam forum nasional ini memiliki arti penting dalam memperluas wawasan dan memperoleh referensi mengenai pengelolaan kebudayaan yang dapat disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan masyarakat setempat.

Terlebih, Kota Gunungsitoli memiliki kekayaan tradisi dan budaya Nias yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari identitas masyarakat. Warisan budaya tersebut memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui kegiatan seni, pelestarian tradisi, penguatan kreativitas generasi muda, hingga promosi pariwisata berbasis budaya.

Melalui pertukaran pengalaman dengan pemerintah kota lainnya, berbagai gagasan dan pendekatan dalam pelestarian budaya diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam merumuskan langkah pengembangan kebudayaan yang lebih berkelanjutan.

Pelestarian warisan budaya juga dinilai perlu berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat, sehingga nilai-nilai tradisi tidak hanya tetap terjaga, tetapi juga dapat diwariskan kepada generasi penerus serta memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Partisipasi Wali Kota Gunungsitoli dalam rangkaian kegiatan APEKSI 2026 sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan potensi lokal.

Melalui sinergi antarkota, diharapkan terbuka semakin banyak peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nias kepada masyarakat luas, sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan leluhur.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat Gunungsitoli Hebat, yang menempatkan pengembangan potensi daerah, penguatan identitas budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Keikutsertaan dalam forum APEKSI ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan antarpemerintah kota, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pelestarian budaya sebagai warisan berharga yang harus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang. (N.Lase)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x