Foto : Ketua TP Posyandu Ny. Veny Sowa’a Laoli beserta rombongan menyerahkan bantuan dan memantau langsung kondisi balita di Desa Sihare’o II Tabaloho dan Desa Bawodesolo, Kamis (16/7/2026)Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Tak cukup hanya duduk di meja rapat. Ketua Tim Penggerak Posyandu Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, turun langsung mendatangi rumah keluarga balita yang berjuang melawan gizi buruk dan stunting di Desa Sihare’o II Tabaloho serta Desa Bawodesolo.
Beliau didampingi Kepala Dinas PMD Mario Otomosi Zebua, S.H., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Everoni Mendrofa, S.K.M., M.Kes., Plt. Kepala Dinas Sosial Welman Zendrato, S.Sos., M.M., beserta jajaran pengurus TP Posyandu.
Ini adalah bukti nyata: Pemerintah Kota Gunungsitoli hadir, peduli, dan tak menutup mata. Setiap anak berhak tumbuh sehat, kuat, dan bermasa depan cerah. Kehadiran kami di sini untuk memastikan bantuan benar-benar sampai, perkembangan terpantau nyata, dan penanganan berjalan tuntas tanpa hambatan.
Puskesmas dan desa sudah berjuang sekuat tenaga. Namun masalah ini terlalu besar jika dipikul sendirian. Percepatan penanganan stunting butuh bahu-membahu, butir kebersamaan dari semua unsur.
“Stunting bukan urusan dinas kesehatan saja. Ini tanggung jawab kita semua: pemerintah, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga setiap keluarga. Jika satu anak sakit pertumbuhannya, masa depan daerah kita pun ikut terganggu,” tegas Ny. Veny dengan ketulusan yang mendalam.
Rombongan tak hanya memberi semangat, tetapi juga menyerahkan bantuan nyata berupa sembako dan perlengkapan kebutuhan balita. Semoga ini meringankan beban, menguatkan langkah, dan membakar semangat kita bersama menuntaskan masalah ini sampai ke akarnya.
Ada satu janji yang ditegaskan bahwa tak ada anak Gunungsitoli yang dibiarkan berjuang sendirian. Mari bergandengan tangan, wujudkan generasi sehat menuju Gunungsitoli Hebat. (N.Lase)
Sumber : Sahabat Venny


Tidak ada komentar