Perkuat Ketahanan Pangan, Wali Kota Gunungsitoli Turun Langsung Tanam Cabai Merah

Redaksi
21 Okt 2026 22:00
InfoNias 0 8
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produksi pertanian lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Cabai Merah Serentak yang dilaksanakan langsung oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., di lahan pertanian milik Ustadz Badrinal, Desa Idanötae, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli terhadap program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan produksi cabai merah sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Gerakan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara, dengan kegiatan tingkat provinsi dipusatkan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan.

Pelaksanaan kegiatan di daerah terhubung melalui siaran langsung dan konferensi video Zoom. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Kampus Mandiri Pangan secara daring oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Gunungsitoli didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli, Darmawan Zagoto, S.P.; Anggota DPRD Kota Gunungsitoli dari Daerah Pemilihan II, Karianus Gea; Camat Gunungsitoli Idanoi, Elriansyah Gulo, S.T.; serta sejumlah kepala desa dan jajaran perangkat daerah terkait.

Wali Kota Sowa’a Laoli menyampaikan bahwa gerakan tanam cabai merah merupakan langkah konkret untuk mendorong peningkatan produksi hortikultura, mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif, serta memperkuat ketersediaan komoditas pangan di daerah.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian perlu terus ditingkatkan agar produksi pangan lokal semakin optimal. Ia berharap gerakan ini dapat memotivasi masyarakat, khususnya para petani, untuk mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.

Wali Kota juga mengapresiasi pemanfaatan lahan seluas enam hektare milik Ustadz Badrinal untuk kegiatan pertanian, termasuk penanaman cabai merah dan jagung dengan pola tumpang sari. Pemanfaatan lahan tersebut dinilai sebagai salah satu contoh upaya mengoptimalkan potensi pertanian melalui pola tanam yang sesuai dengan kondisi lahan.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Wali Kota mengarahkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan agar memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para petani. Pendampingan tersebut mencakup pengelolaan lahan, penerapan teknik budi daya yang tepat, serta upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani.

Peningkatan produksi cabai merah diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan dan mengurangi tekanan terhadap harga komoditas tersebut. Dengan memperkuat produksi dari petani lokal, ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah diharapkan dapat dikurangi secara bertahap.

Melalui Gerakan Tanam Cabai Merah Serentak ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan petani.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan, menjaga stabilitas harga, dan mendorong pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan demi mewujudkan Gunungsitoli Hebat. (N.Lase)

 

Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x