Foto : Personel Satgas Jembatan Garuda Kodam I/Bukit Barisan terus mengerjakan pembangunan Jembatan Gantung di Sungai Hou, Desa Hilihaocugala, Kecamatan Bawolato, Nias, Minggu (5/7/2026).Nias Bawolato, Matakeadilan.id //
TNI Angkatan Darat terus membuktikan kehadirannya membangun dari titik paling terpencil. Melalui Program Karya Bakti Skala Besar 2026, personel Satgas Jembatan Garuda dari Kodam I/Bukit Barisan dan Korem 023/Kawal Samudra di bawah kendali Kodim 0213/Nias, terus memacu pembangunan jembatan gantung di Sungai Hou, Desa Hilihaocugala, Kecamatan Bawolato, pada Minggu (5/7/2026).
Bagi warga desa ini, jembatan bukan sekadar penghubung fisik. Selama ini, Sungai Hou menjadi tembok pemisah yang menakutkan saat hujan turun; akses terputus, anak‑anak terhambat ke sekolah, dan hasil bumi tidak bisa dibawa keluar dengan aman.
Nantinya, jembatan ini menjadi solusi nyata. Ia akan menjamin kelancaran lalu lintas setiap saat, mengakhiri isolasi wilayah, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi kemajuan desa.
Di tengah medan yang sulit, para prajurit bekerja teliti dan penuh ketekunan. Mereka bertekad menyelesaikan konstruksi dengan kokoh dan tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal ini menegaskan peran TNI yang sesungguhnya: tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga turun tangan merangkai konektivitas di pelosok desa. Ini bukti nyata bahwa negara hadir memastikan setiap warga berhak mendapatkan akses yang layak menuju masa depan yang lebih baik. (N.Lase)


Tidak ada komentar