Pakaian Adat Nias, Simbol Penyambutan Istimewa bagi Menteri Pendidikan

Redaksi
20 Jun 2026 16:56
InfoNias 0 143
3 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Semangat dan kehangatan menyelimuti halaman SMP Negeri 2 Dharma Caraka pada Sabtu pagi, 20 Juni 2026. Di tengah sinar matahari yang bersahabat, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., berdiri menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang melakukan kunjungan kerja ke daerah ini.

Rombongan Menteri didampingi Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, serta seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se‑Kepulauan Nias.

Kehadiran para pemimpin ini menjadi bukti nyata perhatian besar terhadap kemajuan pendidikan di wilayah selatan Sumatera Utara.

Kegiatan dibuka bersama dalam senam pagi CERIA yang penuh semangat. Menteri, Wali Kota, guru, dan siswa bergerak serentak, mengukir senyum dan semangat baru, sebagai langkah awal menanamkan pola hidup sehat serta kedisiplinan sejak usia dini.

Momen paling menyentuh terjadi saat Wali Kota menyematkan pakaian adat khas Nias kepada Menteri. Lebih dari sekadar tanda selamat datang, pakaian ini menjadi jembatan budaya yang menyatukan pemimpin pusat dengan masyarakat setempat, sekaligus bukti bahwa kekayaan warisan leluhur tetap dijaga dan dibanggakan hingga kini.

Selanjutnya, diselenggarakan penandatanganan dokumen penetapan satuan pendidikan penerima Program Revitalisasi Tahun Anggaran 2025. TK Aisyiyah Bustanul Athfal, SD Negeri 076698 Hilizarito, SMP Negeri 5 Gunungsitoli Idanoi, SMA Negeri 1 Gunungsitoli, SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa, dan Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gunungsitoli kini memiliki harapan baru: fasilitas belajar yang lebih lengkap, aman, dan nyaman agar setiap anak dapat mengembangkan potensinya secara maksimal.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. Baginya, kunjungan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan tonggak penting yang mengukuhkan kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah demi memajukan sektor pendidikan, kunci utama kemajuan Kota Gunungsitoli.

Sementara itu, Menteri mengingatkan bahwa pendidikan adalah investasi paling berharga bagi masa depan bangsa. Beliau mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pendidik, hingga orang tua, untuk bahu‑membahu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan benar‑benar menyentuh hati setiap peserta didik tanpa terkecuali.

Suasana semakin meriah saat sesi tanya jawab interaktif berlangsung. Menteri mengajak siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMK Dharma Caraka berbagi cita‑cita dan pengetahuan kebangsaan.

Sebagai penyemangat, siswa yang berani menjawab dengan tepat menerima hadiah sepeda yang diserahkan langsung oleh Menteri, momen yang disambut sorak sorai dan kebahagiaan tak terlukiskan oleh seluruh hadirin.

Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Kepala Dinas Pendidikan, pimpinan perangkat daerah, para kepala sekolah, guru, serta peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Kehadiran mereka menegaskan satu tekad bulat: memajukan pendidikan di Gunungsitoli adalah tanggung jawab bersama. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x