Menempa Jiwa, Mencetak Generasi Tangguh, Menanam Harapan : KKRI 2026 Langkah Menuju Indonesia Emas

Redaksi
20 Jun 2026 16:47
InfoNias 0 135
2 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Di tengah terik matahari yang menyapa tanah Nias, tersemat tekad kuat untuk merawat masa depan. Sebagai bukti nyata kasih kepada tanah air, Kodim 0213/Nias menggelar Perkemahan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026, Sabtu (20/6/2026).

Ini bukan sekadar kegiatan latihan, melainkan bagian dari Karya Bakti TNI AD yang menanam harapan lebih dalam selain membangun jembatan dan jalan—yaitu membentuk jiwa dan karakter anak bangsa.

Terlihat dalam rekaman, puluhan pelajar berdiri tegak berbaris rapi mengenakan seragam KKRI. Wajah mereka memancarkan semangat yang belum pernah terlihat sebelumnya, menahan lelah namun tetap bersemangat sebagai bukti kedisiplinan yang mulai tumbuh.

Di belakang mereka, spanduk besar menegaskan pesan yang menyentuh: “Korps Kadet Republik Indonesia Sebagai Wadah Pembentukan Generasi Muda Tangguh, Disiplin dan Berkarakter Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Komandan Kodim 0213/Nias, Letnan Kolonel Infanteri Sampe T. Butar Butar, S.I.P., menyampaikan bahwa KKRI adalah warisan berharga yang dititipkan TNI kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, TNI mendekat ke hati pelajar untuk menanam benih cinta tanah air yang kelak akan tumbuh kokoh.

“Karya Bakti bukan hanya soal beton dan tanah. Bagi kami, membentuk karakter anak Nias adalah pengabdian yang paling mendasar. Kami ingin mereka tumbuh tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh hati, disiplin, dan selalu mengutamakan tanah air dalam setiap langkahnya—siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya dengan nada penuh harap.

Selama perkemahan, para peserta menempa diri lewat latihan keprajuritan, kepemimpinan, baris‑berbaris, hingga wawasan kebangsaan. Setiap gerakan mengajarkan ketangguhan, setiap pelajaran menanamkan rasa tanggung jawab yang besar terhadap diri sendiri, teman, dan lingkungan.

Salah satu peserta mengungkapkan rasa bangganya dengan mata berbinar. “Di sini kami belajar hal yang tidak selalu kami dapatkan di kelas: arti disiplin, berjuang bersama, dan saling menguatkan. Pengalaman ini akan selalu kami bawa sebagai bekal berharga menuju masa depan,” tuturnya.

Diharapkan, dari perkemahan ini lahir kader‑kader pemimpin yang kelak akan memajukan daerah dan negara. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi jembatan hati yang semakin menguatkan ikatan kasih dan kepercayaan antara TNI dengan masyarakat Nias. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x