Menghapus Ketakutan, Membawa Senyum Bahagia : Hanya Syukur yang Mengalir Menyambut Jembatan Impian

Redaksi
11 Jun 2026 17:59
InfoNias 0 231
3 menit membaca

Niasbar Moro’o, Matakeadilan.id //

Kerinduan yang terpendam bertahun-tahun di hati warga Desa Hilisoromi akhirnya terjawab sudah. Pada Kamis, 11 Juni 2026, personel Satgas “Karya Bakti TNI AD Tahun 2026” dari Kodam I/Bukit Barisan melalui Korem 023/Karya Sakti dan Kodim 0213/Nias, telah merampungkan pembangunan Jembatan Modular yang kokoh membentang indah di atas Sungai Zui, Kecamatan Moro’o. Karya ini bukan sekadar bangunan penghubung, melainkan jembatan harapan dan impian yang dinanti-nantikan seumur hidup oleh seluruh masyarakat di wilayah tersebut.

Selama ini, Sungai Zui bukan sekadar aliran air yang mengalir tenang. Ia adalah saksi bisu derita dan kegelisahan yang terpahat nyata di hati setiap warga. Berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun lamanya, mereka harus menyeberang lewat jembatan kayu tua yang rapuh, lapuk dimakan hujan dan panasnya matahari.

Setiap langkah yang diayunkan selalu disertai degup jantung yang kencang serta rasa takut yang menyesakkan dada: bagaimana jika kayu itu patah saat kami melintas? bagaimana jika arus deras membawa kami pergi? Namun hari ini, bayangan mencemaskan itu lenyap seketika, berganti senyum bahagia yang tak sanggup disembunyikan lagi.

“Kini jembatannya sudah bagus, kokoh, dan sangat aman. Kami tak lagi gemetar menahan nyali saat menyeberang. Rasanya seolah mimpi indah yang akhirnya menjadi kenyataan,” ucap seorang warga dengan suara bergetar, sambil meneteskan air mata, menatap bangunan baru itu dengan penuh rasa syukur yang mendalam.

Bagi para pelajar, kehadiran jembatan ini terasa begitu berarti dan istimewa, seolah membuka gerbang masa depan yang dulu tertutup arus sungai. Seorang siswi SMA Negeri Moro’o tak kuasa menahan haru yang meluap di dadanya. Baginya, jembatan baru ini adalah bukti nyata bahwa negara tidak lupa, bahwa kasih sayang pemimpin juga menjangkau anak-anak di pelosok negeri yang paling jauh sekalipun.

“Terima kasih yang tak terhingga kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh jajaran TNI. Kami sangat bangga dan bahagia, karena kini bisa berangkat sekolah dengan hati tenang, tanpa rasa cemas sedikit pun. Berkat jembatan ini, kami berani bermimpi besar, dan bersemangat terus berjuang meraih cita-cita setinggi langit,” ungkapnya dengan tulus, matanya berbinar penuh harapan.

Camat Moro’o pun turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya, seolah mewakili seluruh jiwa rakyat di dua wilayah itu. Menurutnya, jembatan ini jauh lebih berharga daripada sekadar susunan besi dan papan yang menghubungkan daratan, ia menyambungkan harapan dua wilayah yang dulu terpisah jauh, Kecamatan Moro’o dan Kecamatan Mandehe Barat.

Dampaknya terasa nyata sejak hari pertama dibuka, hasil bumi petani tak lagi tertimbun, mudah dibawa ke pasar; roda perekonomian berputar makin cepat; dan jalan menuju sekolah serta pelayanan kesehatan terbuka aman tanpa halangan sedikit pun.

“Karya mulia ini adalah anugerah yang tak ternilai harganya. Jembatan ini membuktikan bahwa perhatian Presiden dan pengabdian TNI benar-benar sampai ke hati rakyat, menghapus segala keterbatasan, dan membuka jalan bagi kehidupan yang lebih cerah dan sejahtera,” tegasnya dengan nada penuh penghayatan yang mendalam.

Begitulah, kini Jembatan Modular di Sungai Zui berdiri tegak dan gagah, kokoh memeluk kedua tepian, menjadi saksi abadi kasih sayang negara, sekaligus bukti nyata bahwa keringat pengabdian mampu mengubah kerinduan lama yang menyakitkan menjadi kenyataan indah yang tak akan pernah terlupakan sepanjang masa. (N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x