Foto : Walikota Gunungsitoli Audensi kepada Ketua Dewan Ekonomi NasionalGunungsitoli, Matakeadilan.id //
Masa depan anak-anak di tanah Nias menjadi alasan utama di balik setiap langkah yang diambil. Hal ini tercermin dalam kehadiran Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., dalam pertemuan penting bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.
Pertemuan ini digelar guna membahas langkah nyata menghadirkan kualitas pendidikan yang lebih baik, khususnya melalui penerapan Metode Pembelajaran Gasing yang berarti Gampang, Asyik, dan Menyenangkan serta penguatan pembelajaran ilmu Fisika di seluruh wilayah Kepulauan Nias. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 17 Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta Pusat, pada Selasa (09/06/2026).
Turut hadir memberikan dukungan dan berbagi pandangan, Anggota Komisi XIII DPR RI, Prof. Dr. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., bersama Bupati Nias Ya’atulö Gulö, S.E., S.H., M.Si., Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd., M.IP., Bupati Nias Selatan Sokhiatulö Laia, dan Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si.
Di dalam ruang pertemuan, terjalin diskusi hangat yang berfokus pada satu tujuan mulia: bagaimana memastikan setiap anak di Nias dapat belajar dengan senang hati, memahami pelajaran dengan baik, dan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan percaya diri.
Metode Gasing dipilih sebagai jawaban atas tantangan yang ada — sebuah pendekatan yang dirancang agar ilmu pengetahuan, terutama berhitung dan sains, tidak lagi terasa sulit atau menakutkan, melainkan menjadi hal yang menyenangkan untuk dipelajari. Ini adalah bentuk kepedulian agar tidak ada lagi anak yang merasa kesulitan dalam menuntut ilmu, terlepas dari tempat mereka tinggal.
Pertemuan ini juga menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat diwujudkan sendirian. Diperlukan jalinan kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, demi memastikan akses pendidikan yang berkualitas dapat dinikmati oleh semua anak, meningkatkan kemampuan para guru, serta meratakan kesempatan belajar hingga ke pelosok desa. Sinergi ini menjadi kunci agar harapan besar masyarakat Nias dapat berubah menjadi kenyataan.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang telah disepakati, diharapkan langkah ini akan menumbuhkan bibit-bibit unggul di tanah Nias. Kelak, melalui pendidikan yang menyenangkan dan bermutu, akan lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa perubahan positif bagi daerahnya sendiri.
Ini adalah hadiah terindah bagi anak-anak Nias: jalan menuju masa depan yang lebih cerah, dibangun dengan perhatian dan kerja sama dari segenap pihak. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar