Foto : Wali Kota Gunungsitoli Tabur Bunga di makam alm. David Putra GeaGunungsitoli, Matakeadilan.id //
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., turut hadir dan memberikan penghormatan terakhir dalam rangkaian pelayatan hingga prosesi pemakaman militer almarhum Kopral Dua (Anumerta) David Putraman Gea, Senin (18/5/2026).
Kehadiran Kepala Daerah ini merupakan wujud nyata penghormatan negara dan ungkapan belasungkawa mendalam atas wafatnya prajurit TNI yang telah mengabdikan segenap jiwa raga bagi bangsa dan negara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pelayatan di kediaman duka almarhum yang berlokasi di Desa Fadoro, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi. Dalam suasana duka yang menyelimuti suasana, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan langsung rasa turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus memberikan dukungan moril agar senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini.
Usai pelayatan, jenazah almarhum selanjutnya dibawa ke Taman Makam Pahlawan (TMP) untuk dimakamkan secara militer. Prosesi pelepasan terakhir berlangsung sangat khidmat dan penuh penghormatan.
Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh jajaran TNI dan dihadiri oleh keluarga besar almarhum, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta warga masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada sosok prajurit yang berdedikasi tinggi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Gunungsitoli menekankan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas seluruh pengabdian, dedikasi, dan semangat patriotisme yang telah ditunjukkan almarhum selama menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan negara.
“Kepergian almarhum Kopral Dua (Anumerta) David Putraman Gea merupakan kehilangan dan duka cita mendalam bagi kita semua. Beliau telah menjadi teladan nyata seorang prajurit yang setia mengabdi. Kami berdoa, semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan yang berlimpah dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Sowa’a Laoli.
Pada momen yang penuh haru tersebut, perwakilan dari Mandiri Taspen juga turut menyerahkan santunan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan tali asih kepada keluarga almarhum. Bantuan ini diserahkan sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Prosesi pemakaman militer dilaksanakan dengan protokol kehormatan tertinggi, diwarnai dengan penghormatan terakhir dari rekan-rekan sesama prajurit sebagai simbol bahwa negara tidak akan pernah melupakan jasa-jasanya.
Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap, semangat pengabdian, ketulusan, dan keteladanan yang ditunjukkan almarhum dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mencintai bangsa dan negara serta berjiwa bakti bagi kepentingan umum.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten Perencanaan Divisi 1 Kostrad Kolonel Inf. Hengky Vantriardo, Dandim 0213/Nias Letkol Inf. Sampe T. Butar-Butar, Danyonif TP 903/Baluseda Letkol Inf. Anotona Zebua, S.M., Direktur Mandiri Taspen, para Perwira Staf Kodim 0213/Nias, para Komandan Rayon Militer (Danramil), serta seluruh personel Kodim 0213/Nias dan hadirin lainnya. (N.Lase)


Tidak ada komentar