Aktivitas Gunung Burni Telong Kembali Normal Ke Level 1

Redaksi
2 Nov 2025 12:37
Headline 0 129
3 menit membaca

Bener Meriah, Matakeadilan.id –

Sebelum diberitakan beberapa waktu lalu, kondisi status gunung api Burni Telong yang terletak di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh dikategorikan berstatus level 2 waspada kini dilaporkan aktifitas gunung api tersebut turun ke level I normal.

Untuk diketahui, gunung Burni Telong merupakan gunung api tipe strato dengan ketinggian puncak

2.624 meter diatas permukaan laut (Mdpl) dan pada posisi koordinat 96o 49’ 16” BT dan 4o 46’ 10”

LU. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Pada tanggal 22 September 2025 tingkat aktivitas gunung api Burni Telong dinaikan dari level I (normal) menjadi level 2 (waspada) berkaitan dengan peningkatan gempa tektonik lokal (TL) dan gempa vulkanik dalam (VA).

Pemantauan kegempaan pada bulan Oktober 2025 menunjukkan bahwa jumlah gempa tektonik lokal dan gempa vulkanik dalam yang berfluktuasi. Namun secara umum terjadi penurunan jumlah gempa tektonik lokal dan gempa vulkanik dalam, jika dibandingkan saat terjadi

peningkatan kegempaan pada tanggal 22 September 2025.

”Kondisi ini menunjukkan terjadi pengurangan tekanan regional maupun tekanan pada tubuh gunung Burni Telong. Aktivitas asap kawah hingga saat ini masih belum teramati yang menunjukkan tidak terjadi peningkatan

suhu di area kawah.” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Badan Geologi

Dr. Ir. Muhammad Wafid A.N. M.Sc dalam keterangan tertulisnya. Minggu, 2 November 2025.

Ia menyampaikan dalam keterangannya, meskipun demikian, aktivitas kegempaan gunung api Burni Telong perlu dipantau dengan intensif mengingat lokasinya yang dekat dengan sesar aktif dan sangat terpengaruh oleh peningkatan tekanan regional atau peningkatan gempa tektonik lokal.

”Berdasarkan pengamatan visual dan instrumental tersebut, maka tingkat aktivitas gunung api Burni Telong diturunkan dari level 2 (waspada) menjadi level I (normal) terhitung sejak tanggal 1 November 2025 pukul 12:00 WIB

Petugas pemantauan Gunung Burni Telong merekomendasikan kepada seluruh masyarakat dan pengunjung atau pendaki tidak bermalam di area kawah serta tidak berada di daerah fumarola atau solfatara pada saat cuaca mendung atau hujan karena konsentrasi gas dapat membahayakan kehidupan,” tambahnya.

Sementara, Petugas Pengamatan Pos PVMBG Burni Telong Bener Meriah, Ihsan menyebutkan bahwa dalam laporan khusus tentang penurunan status gunung api Burni Telong dari level 2 waspada kini menjadi turun ke level I normal pada tanggal 01 November 2025 pukul 12:00 WIB.

Dia menyampaikan dan merekomendasikan kepada seluruh masyarakat serta pengunjung atau pendaki agar tidak bermalam di area kawah serta tidak berada di daerah fumarola (solfatara) pada saat cuaca mendung atau hujan karena konsentrasi gas dapat membahayakan kehidupan.

”Diharapkan kepada masyarakat dan pengunjung (pendaki) agar tidak melakukan aktifitas bermalam di area kawah gunung Burni Telong serta tidak berada di daerah fumarola atau solfatara pada saat cuaca dalam keadaan mendung”,tuturnya.(Zhoncobra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x