Rayakan 80 Tahun Pengabdian, Gereja AMIN Gelar Lomba Mancing “Asyik”

Redaksi
2 Mei 2026 22:54
InfoNias 0 111
2 menit membaca

Gunungsitoli, Matakeadilan.id //

Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai Dermaga Pelabuhan Roro, Desa Siwalubanua II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi pada Sabtu (2/5). Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., hadir langsung untuk memeriahkan kegiatan Perlombaan Mancing Asyik.

Acara seru ini menjadi salah satu puncak rangkaian perayaan syukur Hari Ulang Tahun ke-80 Gereja AMIN.

Kehadiran Wali Kota disambut hangat oleh Camat Gunungsitoli Idanoi, jajaran pengurus gereja, serta seluruh panitia dan warga yang antusias mengikuti kegiatan.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan, kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus sarana mempererat ikatan persaudaraan. Konsepnya sangat unik, menyatukan semangat jemaat dan masyarakat umum dalam satu kesenangan yang positif. Secara resmi, perlombaan dibuka dengan momen istimewa saat Bishop Gereja AMIN melempar joran pertama ke perairan sebagai tanda dimulainya pertandingan.

Wali Kota tampak menikmati suasana kebersamaan tersebut. Beliau berkeliling menyapa dan berbincang santai dengan para peserta yang sedang fokus menanti “sambutan” ikan di ujung kail mereka. Dukungan penuh disampaikan Wali Kota atas kreativitas panitia yang berhasil mengubah momen ibadah syukur menjadi kegiatan rekreasi sehat yang sangat digemari masyarakat.

Persaingan dalam lomba ini pun cukup menarik dengan hadiah yang menggiurkan bagi para pemenang kategori utama:

Juara 1: Rp1.000.000

Juara 2: Rp750.000

Juara 3: Rp500.000

Tak hanya itu, keseruan semakin berlipat ganda dengan kategori hiburan yang unik dan menghibur, seperti penghargaan untuk ikan tercepat, ikan terunik, hingga ikan terberat. Tidak kalah seru, doorprize spesial pun disiapkan untuk peserta dengan kategori unik lainnya: pemancing tertua, termuda, tersantai, hingga yang terheboh.

Dalam kesempatannya, Wali Kota berharap semangat kekompakan dan silaturahmi yang terbentuk di momen istimewa ini terus terpelihara baik. Hal ini menjadi modal penting untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Kota Gunungsitoli yang semakin rukun, harmonis, dan sejahtera.(N.Lase)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x