Foto : Wakil walikota Gunungsitoli bersama Anggota DPD RI Gunungsitoli, Matakeadilan.id //
Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H bersama Sekretaris Daerah, menyambut baik kunjungan kerja Anggota DPD RI Dapil Sumatera Utara, K.H. Muhammad Nuh, M.S.P. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka masa reses dan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Gunungsitoli pada Selasa (5/5/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menganggap kehadiran rombongan DPD RI membawa harapan baru bagi daerah.
“Kedatangan ini ibarat angin segar bagi kami di daerah. Kami berharap segala kebutuhan dan aspirasi yang kami sampaikan bisa didengar dan diteruskan ke pemerintah pusat. Tujuannya agar hasilnya bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar beliau.
Ia juga menyampaikan bahwa daerah saat ini masih sangat bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Keterbatasan dana daerah menjadi salah satu penghambat laju pembangunan.
“Kami sangat mengandalkan dukungan anggaran dari pusat. Tanpa bantuan tersebut tentu akan berat bagi kami untuk berkembang, padahal Gunungsitoli memiliki potensi yang sangat besar. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan nyata melalui peran DPD RI,” tambahnya.
Selain masalah pendanaan, Wakil Wali Kota juga menyoroti tingginya harga tiket pesawat yang sangat membebani masyarakat dan menghambat konektivitas daerah.
“Kami meminta perhatian khusus terkait harga tiket pesawat yang masih sangat mahal. Ini menjadi kendala utama bagi pergerakan dan ekonomi kami,” ungkapnya.
Beliau juga mengajak seluruh pimpinan dinas dan instansi untuk menyampaikan permasalahan serta usulan yang ada di masing-masing bidang agar menjadi bahan laporan ke pusat.
Sementara itu, Anggota DPD RI, K.H. Muhammad Nuh menjelaskan bahwa kunjungan ini adalah tugas dari Komite IV DPD RI yang membidangi anggaran negara, perpajakan, perdagangan, dan koperasi.
“Kami turun ke lapangan untuk mendengar langsung aspirasi dan melihat kondisi nyata di daerah. Semua masukan hari ini akan kami catat dan perjuangkan di tingkat pusat,” jelasnya.
Ia menegaskan peran DPD RI sebagai jembatan penghubung antara kebutuhan daerah dan kebijakan pemerintah pusat, serta berjanji akan memperjuangkan apa yang menjadi keinginan daerah.
Dalam sesi diskusi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, muncul sejumlah permasalahan penting dari para kepala dinas dan pemangku kepentingan, antara lain :
* Usulan kenaikan tunjangan ASN dan keluhan soal mahalnya tiket pesawat.
* Masalah keterbatasan akses air bersih di beberapa wilayah.
* Pemotongan Dana Desa hingga 58% serta kendala aturan dalam pembangunan kantor desa.
* Kenaikan harga bahan bakar Dexlite yang menyulitkan operasional pengangkutan sampah di Dinas Lingkungan Hidup.
Merespons hal tersebut, Anggota DPD RI menyatakan siap menampung semua laporan untuk dibahas di tingkat pusat. Ia juga menyebutkan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata mempengaruhi harga barang kebutuhan sehari-hari, yang jika tidak diantisipasi bisa memicu kenaikan harga atau inflasi di daerah. Oleh sebab itu, kebijakan harus dirancang agar tetap membantu rakyat kecil.
Di akhir acara, Pemerintah Kota Gunungsitoli menyerahkan cinderamata kepada Anggota DPD RI sebagai tanda terima kasih atas kunjungan kerja tersebut.
Kegiatan berlangsung dengan suasana akrab dan diharapkan semakin mempererat hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan pusat demi pembangunan yang merata. Turut hadir para Kepala Dinas, Camat se-Kota Gunungsitoli, serta tamu undangan lainnya. (N.Lase)
Sumber : Kominfo Pemko Gunungsitoli


Tidak ada komentar