
Aceh Tengah, Matakeadilan.id //
Polres Aceh Tengah melaksanakan kegiatan “Saweu Sikula” dengan menjadi pembina upacara di sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Senin (6/4/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan dunia pendidikan.
Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Aceh Tengah, Kompol Junaidi, S.H., M.S.M., bertindak sebagai pembina upacara di SMA Negeri 8 Takengon. Ia didampingi Kapolsek Bebesen AKP Dasril, S.A.B., beserta personel lainnya.
Dalam amanatnya, Junaidi mengingatkan para siswa untuk selalu menjunjung tinggi disiplin, menghindari perilaku perundungan (bullying), serta mematuhi peraturan sekolah. Ia juga menekankan pentingnya tidak merokok dan tertib berlalu lintas, seperti menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor.
“Jadilah siswa yang terpelajar dan berkarakter, karena kalian adalah generasi penerus bangsa,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMP Negeri 1 Takengon, dengan AIPTU Supiandi Cibro sebagai pembina upacara. Sementara itu, di SD Negeri 4 Kecamatan Rusip Antara, Kasubsektor Rusip Antara IPDA Sunarto mengambil peran sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, IPDA Sunarto menekankan pentingnya disiplin sejak dini, menghormati guru, serta menaati tata tertib sekolah. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan, kesehatan, bahkan mengancam keselamatan jiwa.
Para siswa juga diajak untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, seperti belajar, berolahraga, dan mengembangkan bakat. Mereka didorong menjadi pelopor anti-narkoba baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Rasimin mengatakan, kegiatan “Saweu Sikula” merupakan program rutin Polres Aceh Tengah dalam rangka memberikan edukasi serta pembinaan kepada pelajar.
“Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, meningkatkan kesadaran hukum, serta membentuk karakter generasi muda yang unggul dan berintegritas,” kata Rasimin.
Ia menambahkan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi inspirasi bagi para pelajar dalam meraih cita-cita.


Tidak ada komentar